Terkini.id, Makassar – Demonstrasi anarkis atau ricuh, bukan lagi hal yang baru di Indonesia. Sudah kebiasaan Indonesia disuguhkan dengan hal seperti itu sebagai negara demokrasi, semua berhak menyampaikan pendapatnya di muka umum.
Baru-baru ini, sebuah rekaman video viral di media sosial, yang memperlihatkan sekelompok massa aksi, melakukan tindakan atau gerakan yang dinilai tak terpuji dan provokasi.
Video itu viral setelah diunggah oleh beberapa akun media sosial, dilansir terkini.id, dari beberapa sumber Senin 23 September 2019.

Seperti di akun Instagram @sosmedmakassar, @info_kejadian_makassar, @mahasiswa.mks, @potretaktivis.
“Aksi, tak terpuji yang dilakukan oknum mahasiswa, terhadap Polwan, saat unjuk rasa di bawah Fly Over,” tulis @potretaktivis diketerangan video.
- Melihat Bagaimana Politik Mempengaruhi Akses dan Keadilan dalam Sistem Kesehatan di Indonesia
- Pemkot Makassar Siap Bersinergi Wujudkan Sekolah Unggulan SMP-SMA Boarding School
- Wali Kota Makassar dan BKKBN Sulsel Perkuat Kolaborasi Penanganan Stunting
- Makassar Sambut Delegasi Dunia di IGS 2026, Perkuat Diplomasi dan Kerja Sama Internasional
- Ribuan Pelaku UMKM Kumpul di Four Points Makassar, Terima Coaching Bisnis lewat Event BEST 1
“Aksi provokasi oknum mahasiswa terhadap kepolisian saat unjuk rasa di bawah Fly Over,” tulis @mahasiswa.mks.
“Salut sama ibu Polwan yang tidak mau jalan ditutup, dengan pembatas, agar memberi ruang pada pengguna jalan,” tulis @info_kejadian_makassar.
“Aksi mahasiswa ini, memanjing emosi para polisi saat unjuk rasa di bawah Fly Over,” tulis @sosmedmakassar
Pasalnya dalam video yang tengah viral tersebut, terlihat seorang Polisi Wanita (Polwan), yang sedang menjalankan tugas, mengatur jalannya aksi dan lalu lintas.
Sementara, sekelompok massa aksi, mendorong pembatas ke tengah jalanan, padahal Polwan sudah meminggirkan pembatas itu, menghindari macet.
Hanya saja massa aksi terus mendorong masuk ke tengah jalan, sembari bersuara.
“Hati-hati provokasi (berulang kali),” teriak massa aksi.
Polwan yang sudah berusaha mengatur lalu lintas tersebut, ia terlihat marah, hingga ia, ditarik oleh rekan-rekan polisi yang lain.
Mereka terlihat berusaha untuk tidak terpancing emosi dan menghindari massa aksi itu.
Kejadian aksi demonstrasi itu, diketahui Jumat, 20 September 2019, kemarin, di ujung Jalan Urip Sumoharjo tepatnya di bawah Jembatan Fly Over Makassar.
Video ini pun dibanjiri komentar dari warganet, baik komentar yang positif maupun negatif, diambil dari semua kolom komentar dari unggahan akun Instagram.
“Kasihan orangtuanya min @sosmedmakassar cari uang buat bayar kuliah eh malah demo ga penting,” tulis @naziraputri_ardisti
“Etika tidak berpendidikan,” tulis @05*sy.s**ms.
“Coba analisa!!!!! Tidak terliahat adanya almet/atribut organisasi sebagai simbol elemen mahasiswa, tidak ada spanduk pernyataan sikap, tidak ada tuntutan yang jelas terhadap isu aksi. Bisa jadi ini merupakan setingan aksi untuk membuat nama mahasiswa jadi terlihat jelek!! @potretaktivis,” tulis @ahansa**ul
“Initinya ini hanya video potongan ga tuntas dan kita tidak bisa asal komen dan menanggapinya. Karena tidak tahu kejadian yang sebenarnya,” tulis @yan**ryogi**
“Memandang itu secara subjektif. Jangan memandang secara objektif saja. Di langit masih ada langit. Kita manusia kesempurnaan tidak ada yang memiliki itu. Sudah berapa banyak yang telah hilang tanpa kabar sampai saat ini. Teman teman punya jawaban untuk itu??,” tulis @juzrach**n.
“Saya prihatin,” tulis @ari_fa*za*
“Maka dari itu islam lebih mengutamakan adab dari pada ilmu,” tulis @faidz.a***d
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
