Sadio Mane: Ponsel Sederhana, Anak Imam Masjid, Pemain Terbaik 2019

Terkini.id, Jakarta – Setelah Mohamed Salah, pemain muslim Sadio Mane juga patut dibanggakan. Banyak hal yang inspiratif dari dirinya.

Sadio sebelumnya terpilih menjadi pemain terbaik Afrika 2019 mengalahkan rekan setimnya, Mohamed Salah yang berasal dari Mesir.

Pemain Liverpool tersebut juga bahkan mengalahkan nominasi lainnya Riyadh Mahrez dari Algeria yang bermain untuk Manchester City.

Sadio Mane menjadi pembicaraan atas ketajamannya di atas lapangan dan gaya hidupnya yang penuh kesederhanaan.
Sadio Mane, yang berkewarganegaraan Senegal, juga dikenal sebagai pemeluk Islam yang taat. Dia sering tertangkap kamera sujud syukur usai mencetak gol, meraih kemenangan, dan berdoa menjelang kickoff.

Sejak datang ke Anfield pada 2016 lalu, Sadio Mane langsung menjadi idola fan Liverpool. Kerendahan hatinya juga membuat penggemar sepakbola pada umumnya mengidolai dia. Dikutip dari berbagai sumber, ada beberapa fakta terntang Sadio Mane.

Menarik untuk Anda:

Anak Imam Masjid

Dikutip dari situs footTheBall, Sadio Mane diketahui merupakan anak dari seorang imam masjid di desa tempatnya berasal.

Dia lahir dan besar di keluarga muslim. Mane menerima pendidikan agama yang baik dari orangtuanya. Pendidikan tersebut tak hanya praktik ibadah tapi juga pembangunan karakter, sehingga tak gelap mata pada popularitas dan kekayaan materi

Keluarga Sederhana

Sadio Mane lahir di desa Bambali yang terletak jauh di Senegal selatan dari keluarga yang sangat sederhana. Dikutip dari Sporty Tell, keluarga Sadio Mane tidak sanggup menanggung biaya melanjutkan sekolah.

Sadio Mane selanjutnya banyak menghabiskan waktu bermain bola bersama teman-temannya di jalanan atau lapangan desa yang berdebu, mulai matahari terbit hingga tenggelam

Ponsel Biasa dan Retak

Sebuah foto Sadio Mane yang memegang ponselnya menjadi heboh di media sosial.

Rupanya, meskipun memiliki kontrak dengan Liverpool £ 26.000.000 (Rp. 468 Milyar) selama lima tahun dan gaji rata-rata tahunan sebesar £ 5.200.000 (Rp. 93,6 Milyar) Mane tetap memilih menggunakan ponsel lama.

Bukan cuma jadul, terlihat ponsel yang di-carge dengan power bank tersebut retak.

Rajin sholat dan tidak minum alkohol

Kabar Sadio Mane yang makin terkenal ternyata tak membuat pemain Liverpool bernomor punggung 10 tersebut sombong.

Mane berniat memberi rumah dan penghidupan yang lebih baik pada keluarganya. Menurut Sadio Mana, orang tuanya berperan penting hingga dia punya karakter seperti sekarang.

“Saya tidak akan menyentuh alkohol. Agama sangat penting dan saya menghormati berbagai aturan dalam Islam, termasuk soal ibadah. Saya selalu holat lima kali sehari. Orang tua sangat bangga dengan karir saya sebagai pemain sepakbola profesional. Selain pada orang tua, saya juga ingin memberi sesuatu pada Senegal dan desa Bambali,” kata Sadio Mane

Bersihkan WC masjid

Sadio Mane memilih membersihkan WC saat merayakan kemenangan Liverpool atas Leicester.

Video Sadio Mane yang diupload lewat Twitter mematahkan anggapan pemain liga utama Inggris selalu hidup mewah. Sadio Mane membersihkan WC Masjid Al-Rahma yang terletak di wilayah Toxteth, Liverpool.

“Dia sering datang ke masjid namun tidak menggunakan mobil mewah karena tak ingin dikenali. Sadio Mane tidak mencari popularitas dan bukan sosok yang sombong. Dia bahkan tak ingin videonya sedang membersihkan WC tersebar luas,” kata Imam Masjid Al-Rahma Abu Usamah Al-Tahabi.

Nilai Transfer

Nilai transfer Sadio Mane dari Southampton ke Liverpool dinilai menjadi salah satu yang paling mahal untuk pemain yang berasal dari Afrika Barat. Liverpool membayar sekitar 34 juta Poundsterling untuk kontrak lima tahun yang dimulai pada musim panas 2016. Nilai kekayaan bersih atau net worth pemain dengan posisi menyerang ini diperkirakan mencapai 8 juta Dolar Amerika

Rendah hati dan pemalu

Dengan popularitas dan kekayaan yang dimiliki, Sadio Mane bisa saja sombong, tidak mau melayani fans, atau mengabaikan jadwal latihan. Namun Sadio Mane memilih menjadi pribadi yang pemalu dan rendah hati.

“Fans menyukai Sadio Mane karena rendah hati dan sangat mudah didekati. Di Liverpool, hal paling buruk adalah saat pemain terlalu ingin pamer dan sombong. Sadio Mane ternyata pribadi yang ramah,” kata siaran podcast John Gibbons dari The Anfield Wrap dikutip dari BBC.

Senang belanja di supermarket biasa

Hal lain yang menegaskan karakter positif Sadio Mane adalah tidak segan belanja di supermarket biasa. Fans bisa bertemu, menyapa, hingga bersalaman tanpa khawatir ditolak.

“Dia sedang menggunakan baju tradisional Senegal di sebuah supermarket biasa, saat seorang penggemar minta foto dan menyapa Sadio Mane. Saat itu Sadio Mane tidak segan berdiri dan tersenyum sambil menggendong anak penggemar tersebut,” kata Gibbons.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Ini Baru Bucin, Bek Timnas U-23 Beri Kado Mobil Rp1 Miliar untuk Pacarnya

Keren! Jersey Terbaru Inter Milan Rupanya Buatan Indonesia

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar