Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto menangis terharu lantaran salat Idulfitri akhirnya bisa terlaksana meski harus berjaga jarak.
“Kenapa saya terharu karena tahun lalu kita tidak sempat bersilaturahmi bersujud bersama-sama karena pandemi yang baru melanda seluruh dunia,” kata Danny Pomanto saat memberi sambutan di halaman rumahnya, Jalan Amirullah, Kamis, 13 Mei 2021.
Kendati saat ini pandemi masih berlangsung, Danny menyebut telah menyiapkan skenario untuk menghindari kerumunan.
“Di pagi hari ini warga hampir 1000 RW sujud kepada Allah, di tempat-tempat yang memenuhi protokol kesehatan,” tutur Danny.
Danny mengatakan hal itu sebagai usaha pemerintah untuk memastikan warganya tidak tertular Covid-19.
- Salat Id di Claro Makassar Diserbu Ribuan Jemaah, Area Parkir Ikut Jadi Tempat Salat
- Hujan Deras Tak Halangi 8.000 Jamaah Salat Id di Unismuh Makassar
- Dinas Perhubungan Makassar Turunkan 274 Personel Jaga Arus Lalu Lintas Selama Salat Idulfitri
- Zakat Fitrah Wajib di Bulan Ramadan, Siapa yang Berhak Menerima?
- Dinas Perhubungan Kota Makassar Siapkan 150 Personel untuk Pengamanan Salat Idulfitri
Selain itu, Danny juga menyampaikan permohonan maaf lantaran melarang mudik. Ia pun menganjurkan masyarakat untuk mudik secara virtual.
“Kita mudik secara virtual saja untuk belajar dari pengalaman di India yang angka kasusnya tak terkendali karena merasa sudah terbebas dari Covid-19,” tuturnya.
Sebab itu, Danny mengatakan dalam waktu dekat seluruh Tim detektor Covid-19 bakal mendatangi satu per satu rumah warga.
“Saya harap semua warga ikut mendukung dengan melakukan pemeriksaan. Keberhasilan hanya bisa diraih bila ada kebersamaan,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
