Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Abu Janda menanggapi soal Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno yang diminta oleh Wapres Ma’aruf Amin agar mendorong kemajuan sektor wisata halal di Indonesia.
Lewat unggahannya di Instagram Permadiaktivis2, Kamis 24 Desember 2020, Abu Janda menilai Sandiaga Uno tak perlu lagi mendorong wisata halal.
Pasalnya, kata Abu Janda, berdasarkan pengalamannya mengunjungi sejumlah daerah di Indonesia seperti Pulau Samosir, Sumatera Utara, makanan halal maupun masjid di sana sudah cukup banyak.
“Saya tidak tau apa yang dimaksud bang sandiuno dengan ‘Wisata Halal’. Saya sudah ke Samosir, makanan halal ikan goreng sambel andaliman ada di tiap belokan, mau solat juga tidak susah cari tempat,” tulis Abu Janda menandai Instagram Sandiaga Uno.
Selain di Samosir, ia pun mengungkapkan bahwa di Bali makanan halal dan rumah ibadah masjid juga sudah banyak.
- Perjuangan Keisha, Pemprov Sulsel Ungkapkani Cathlyn Ranking 7, Utusan Makassar Lainnya Posisi 5
- Innalillahi, Putra Mantan Gubernur HZB Palaguna, Mawang Palaguna Meninggal Dunia
- Bupati Andi Utta Apresiasi KM Bulukumba di Rantau yang Konsisten Berkurban untuk Kampung Halaman
- Perjalanan Telkomsel Selama 31 Tahun Menjaga Semangat 'Melayani Sepenuh Hati'
- Kisah Haru Opa Liu, Warga Kelahiran Makassar yang Bangun "Indonesia Kecil" di Tiongkok
“Bali makanan halal dan masjid buanyak!,” ungkapnya
Oleh karenanya, Abu Janda menilai di Sumatera Utara (Sumut) maupun di Bali tak perlu lagi ada wisata halal lantaran kedua wilayah itu sudah cukup halal.
“Sumut dan Bali sudah cukup halal TIDAK PERLU ‘Wisata Halal’,” tuturnya.
Sebelumnya, Menparekraf Sandiaga Uno mendapatkan arahan dari Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amir untuk mengupayakan kemajuan sektor wisata halal dan religi.
“Bapak Wapres juga menambahkan untuk destinasi-destinasi wisata halal dan destinasi wisata religi juga jadi perhatian untuk menggairahkan sektor wisata yang diharapkan bukan hanya bertahan tapi menangkap peluang jadi pemenang,” ujar Sandiaga Uno, Rabu 23 Desember 2020 seperti dikutip dari Sindonews.com.
Sandi juga mengungkapkan bahwa pengembangan wisata halal dan wisata religi serta ekonomi kreatif diharapkan tak hanya bertahan melainkan bisa menangkap peluang setelah pandemi Covid-19.
“Not only survive but the sector will strieve,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
