Terkini.id, Jakarta – Ernest Prakasa, penulis dan sutradara mengkritik Progam Inovasi Paket Wisata ala Menparekraf Sandiaga yang ditujukan untuk membangkitkan pariwisata Indonesia. Menurut Ernest, pencantuman ‘ala Sandiaga’ dalam nama program tersebut kurang pantas.
“Menurut saya, pencantuman ‘ala Sandiaga’ kurang pantas,” tulis Ernest Prakasa di akun twitter-nya, @ernestprakasa, pada Rabu 24 Februari 2021.
Ernest menilai bahwa pencantuman ‘ala Sandiaga’ tersebut terkesan seperti memaksa mencari panggung.
Padahal, menurut Ernest, apresiasi akan datang dengan sendirinya jika Sandiaga Uno bekerja serius.
“Pak Sandi bekerja serius nanti apresiasi akan datang dengan sendirinya tanpa harus memaksakan ‘manggung’ begini,” lanjut Ernest.
- Wali Kota dan Wawali Makassar Kompak Hadiri Penutupan Rakernas APEKSI XVIII, Perkuat Kolaborasi Pusat dan Daerah
- Modal Rekor dan Kemenangan, Ramadhipa Incar Podium di Seri Jerez Moto3 Junior 2026
- Persenijar PGRI Sulsel Digelar di Sidrap, Gubernur: Saya Tidak Bisa Bikin Apa-Apa Kalau Bukan karena Guru
- Asmo Sulsel Gelar Honda Community Safety Riding Competition Regional 2026, Seleksi Wakil Menuju Tingkat Nasional
- Pimpinan 18 Perusahaan Grup Astra Makassar Perkuat Sinergi Melalui Pertemuan Rutin Bulanan
Ia membagikan cuitan tersebut bersama cuitan dari akun twitter resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, @Kemenparekraf.
Dalam cuitan Kemenparegraf, terdapat dua foto yang dipasang, salah satunya terkait skor fasilitas bekerja nomaden di Canggu menurut nomadist.
Lalu di bawah judul foto tersebut tertulis ‘Inovasi Paket Wisata ala Menparekraf Sandiaga untuk Bangkitkan Pariwisata Indonesia.’
Bersama dua foto tersebut, pemegang akun Kemenparekraf menuliskan pernyataan Sandiaga Uno terkait inovasi pariwisata demi bangkit di masa pandemi.
“Menteri Pariwisat dan Ekonomi Kreatif @sandiuno menyebut pariwisata Indonesia harus memiliki inovasi agar bisa bangkit di masa pandemi. Salah satunya dengan menciptakan kawasan yang nyaman bagi digital nomad sehingga bisa bekerja dari destinasi wisata,” demikian tertulis dalam cuitan yang dibagikan pada Senin, 22 Februari 2021.
Adapun kritikan Ernest tersebut juga disambut persetujuan dari beberapa warganet.
“Sebenarnya inovasi kayak gini juga udah diterapkan di hotel-hotel sebelum Pak Sandiaga mempromosikan juga ada,” tulis pemilik akun @galihikoesviand.
“Baru liat ada kementerian jadi tempat branding gini,” tulis @afrian_junior.
Namun ada juga yang tidak setuju dan mengkritik Ernest.
“Hadeh itu kan Cuma kreatifitas, bukan masalah manggung apa nggak, tapi gimana dia bawa perubahan biar semua mata terbuka,” balas @henochkenanmof7.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
