Ini Saran KPPU Agar Harga dan Stok Barang Jelang Puasa dan Lebaran Terkendali

kppu makassar
Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2019/1440 H, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kementerian Perdagangan mengadakan Rapat Koordinasi Identifikasi Barang Kebutuhan Pokok

Terkini.id, Makassar – Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2019/1440 H, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kementerian Perdagangan mengadakan Rapat Koordinasi Identifikasi Barang Kebutuhan Pokok.

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, hadir Inspektur Wilayah I Kemendag, Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Sulawesi Selatan, Wali Kota dan Bupati di Wilayah Sulawesi Selatan, Satgas Pangan, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Makassar, BI Sulsel, OJK Sulsel, Pertamina dan stakeholders lain yang terkait.

Dalam rapat, KPPU Makassar menyampaikan data survei yang dilakukan terhitung sejak Januari-April 2019 dan memberikan beberapa saran agar harga dan stok barang terkendali.

Salah satu saran yang dikemukakan adalah pentingnya meningkatkan konektivitas antar daerah agar kebutuhan serta ketersediaan komoditas tiap-tiap wilayah terpantau.

Selain itu, KPPU Makassar meminta agar jalur distribusi dan tata niaga komoditas diawasi dengan ketat untuk meminimalisir praktik penimbunan maupun praktek kartel.

Wagub Sulsel Pimpin Rakor Identifikasi Kebutuhan Pokok Jelang Puasa

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman memimpin rapat koordinasi identifikasi barang kebutuhan pokok masyarakat menjelang puasa dan idul Fitri 1440 H/2019 M di Hotel Gammara.

Rapat kordinasi identifikasi kebutuhan pokok jelang puasa dan Idul fitri merupakan kegiatan rutinitas tiap tahun yang mempertemukan pemerintah daerah, produsen dan distributor.

Rapat Koordinasi ini bertujuan menyamakan langkah-langkah dan kesiapan instansi terkait dan pelaku usaha barang kebutuhan pokok, untuk menghindari terjadinya kekurangan stok/pasokan, gangguan distribusi, dan aksi spekulasi/penimbunan barang kebutuhan pokok secara tidak wajar menjelang puasa dan Idul Fitri 1440 H/2019.

“Berdasarkan data Dinas Perdagangan Sulsel dan hasil koordinasi dari Dinas Perdagangan Kabupaten/Kota, harga kebutuhan pokok relatif stabil, tidak ada indikasi atau kenaikan-kenaikan yang nantinya akan berdampak pada kebutuhan pokok menjelang puasa dan idul fitri 2019,” ucap Kadis Perdagangan Sulsel, Hadi Basalamah, Rabu 10 April 2019.

Dinas Perdagangan Sulsel juga akan melaksanakan program untuk mendeteksi dini potensi hambatan dan mendukung proses distribusi ke kabupaten/kota.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menegaskan meski saat ini kebutuhan pokok masih terkendali, namun tetapi semua pihak terkait harus tetap mengontrol perkembangan di lapangan.

“Bagaimana kita lihat situasi tetap kondusif. Yang terakhir, ini upaya kita untuk memberikan apresiasi bagi yang terlibat, tentu ini langkah awal bagaimana mengontrol semua apa yang akan terjadi. Sampai InshaAllah selesai ramadan dan idul fitri,” tandasnya.

Pelaporan dilakukan secara online

Menurut Wagub, Gubernur Nurdin Abdullah telah mengeluarkan surat perintah kepada Dinas Perdagangan Sulsel untuk kemudian diteruskan ke Dinas Kabupaten/Kota agar seluruh pelaporan bahan pokok dan stok dapat dilakukan melalui website.

“Laporan perkembangan harga ini paling lambat pukul 10. Kemudian kedua adalah untuk stok disampaikan setiap hari selasa. Paling lambat juga pukul 10. Jadi, pemantauan harga tiap hari, sedangkan stok satu kali dalam sepekan yakni Selasa,” jelas Wagub.

Pemprov pun telah membentuk satgas yang terdiri dari Instansi terkait, Kepolisian dan TNI yang akan bersinergi dan berkolaborasi dalam memantau perkembangan harga kebutuhan pokok.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Sulsel

Tata Tertib DPRD Sulsel Rampung Pekan Ini

Terkini.id -- Ketua Kelompok kerja (pokja) Peraturan Tata Tertib (tatib) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel, Arum Spink menegaskan akan segera menyelesaikan pembentukan Tata