Terkini.id, Jakarta – Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya memberi klarifikasi perihal ucapannya yang akan mengirimkan santet kepada Kepala Kantor Staf Kepresidenan (Moeldoko).
Iti yang juga menjabat menjadi Ketua DPD Demokrat Bantet mengatakan bahwa ucapannya soal santet itu mewakili emosinya menanggapi Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara beberapa waktu yang lalu.
Diketahui, bahwa kongres itu mengangkat Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat baru, menggantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
“Omongan santet merupakan puncak kekesalan kita DPD Demokrat Banten. Itu hanya bentuk ancaman kita, tapi tidak ada niatan kita melakukan hal tersebut. Kita merasa kesal dan emosi, karena kudeta KLB Demokrat yang dilakukan oleh Moeldoko,” jelas Iti, dikutip dari CNN Indonesia, Senin, 8 Maret 2021.
Perihal akan mengirimkan santet ke Moeldoko diucapkan Iti dalam Commander’s Call yang digelar seluruh Ketua DPD Partai Demokrat dari 34 provinsi, di Kantor DPP Demokrat, Jakarta Pusat, Minggu 7 Maret 2021.
- Aliyah Mustika Jabat Plt Ketua DPC Demokrat Makassar
- 15 Tahun Jabat Ketua DPC Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali Mundur dan Jabat PLT Dirut PD Parkir
- 38 DPD Demokrat se-Indonesia Dukung AHY Jadi Ketua Umum
- Fraksi Demokrat Ubah Komposisi AKD di DPRD Sulsel
- Demokrat - Gerindra - PKS All Out Menangkan Andi Sudirman di Pilgub Sulsel
Iti dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan bahwa dirinya tetap setia kepada Ketua Umum Partai Demokrat AHY.
“Kami menolak KLB ilegal. Dan Banten tidak gentar, kami tetap setia pada ketum kami yang ganteng,” ujar Iti, Minggu 7 Maret 2021, dikutip dari terkini.id.
“Kalau pun kami harus turun berdemo, kami siap. Santet Banten akan dikirim untuk KSP Moeldoko,” imbuh Iti.
AHY dalam kesempatan yang sama juga mengatakan bahwa Moeldoko adalah musuh partai.
“Yang jelas kita punya musuh bersama hari ini. Aktor eksternal, yaitu KSP Moeldoko yang berkongkol dengan segelintir kader, banyak juga dari mereka yang sudah dipecat secara tidak hormat,” ujar AHY.
AHY juga menegaskan bahwa Partai Demokrat yang masih berada di bawah kepemimpinannya tidak akan ragu untuk melawan.
Namun, AHY juga mengatakan bahwa pihaknya juga tidak gegabah dan emosional dalam menanggapi KLB Sumut.
“Kita sama sekali tidak ragu, kita tidak emosional, yang diperlakukan hari ini adalah untuk melakukan segala hal yang memang untuk bisa menjaga kedaulatan dan kehormatan kita bersama,” tegas AHY.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
