Terkini.id, Jakarta – Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Moeldoko membalas tudingan terkait keterlibatannya merecoki internal Partai Demokrat.
Moeldoko yang merupakan Kepala Staf Presiden sekaligus membantah keterlibatan Istana terkait tudingan yang dilontarkan Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono.
Moeldoko pun menyarankan agar setiap pemimpin jangan terlalu terbawa perasaannya.
“Saran saya, jadi seorang pemimpin itu jadilah pemimpin yang kuat. Jangan mudah baperan, jangan mudah terombang ambing dan seterusnya,” ungkap Moeldoko saat memberi klarifikasi secara daring, Senin, 1 Februari 2021.
Sebelumnya, AHY mengungkapkan adanya gerakan pengambilalihan posisi ketua Partai.
- Wujudkan Target Percepatan Penurunan Stunting, Ribuan Kader Posyandu dan TPK Jeneponto Ikuti Pelatihan Khusus
- PLN UID Sulselrabar Perkuat Ketahanan Pangan dan Modernisasi Agrikultur melalui Program Electrifying Agriculture
- Pemkot Makassar Optimalkan Pengelolaan Sampah, TPA Antang Ditargetkan Beralih ke Sanitary Landfill
- Dilantik Jadi WD FT Unhas, Dr Hendra Pachri Usung Transformasi Akademik Menuju Daya Saing Global
- Lantik Pengurus PKK, Andi Utta Ajak Perempuan Ambil Peran Strategis dalam Pembangunan Bulukumba
AHY menjelaskan, adanya gerakan politik yang melibatkan pejabat di lingkaran Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan ingin merebut kekuasaan pimpinan Demokrat secara inkonstitusional.
Belakangan, terungkap bahwa sosok yang dimaksud adalah Moeldoko.
Moeldoko membantah hal itu. Yang selama ini terjadi, menurut dia, adalah dirinya menerima kunjungan sejumlah orang ke rumahnya.
Dia mengaku banyak menerima berbagai macam tamu di rumahnya. Namun beberapa di antara tamunya, curhat tentang kondisi Partai Demokrat pada dia.
“Ya saya dengerin saja. Berikutnya ya, sudah dengerin saja. Saya sebenarnya prihatin dengan situasi itu. Karena saya juga bagian yang mencintai Demokrat,” kata Moeldoko.
Ia pun mengatakan Presiden Jokowi tak tahu menahu tentang urusan ini. Moeldoko menyayangkan langkah Demokrat yang langsung menuding Istana terlibat dalam urusan tersebut.
“Dalam hal ini, saya mengingatkan, sekali lagi jangan dikit-dikit Istana. Dan jangan ganggu Pak Jokowi dalam hal ini. Karena beliau dalam hal ini tak tahu menahu sama sekali,” kata Moeldoko.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
