Makassar Terkini
Masuk

Sebut Cuitan Helmi Berpotensi Terkena Pidana Penghasutan, Ferry: Jika Diproses, yang Bersangkutan Dapat Langsung Ditahan

Terkini.id, Jakarta – Aktivis kegiatan sosial kemasyarakatan, Ferry Koto menanggapi cuitan pegiat media sosial, Helmi Felis yang menyinggung soal rezim dan para pendukungnya.

Ferry Koto menilai bahwa cuitan Helmi Felis tersebut berpotensi dikenakan pidana penghasutan.

Bahkan, menurutnya, Helmi Felis dapat langsung ditangkap apabila cuitannya tersebut diproses oleh pihak kepolisian.

“Banyak yang mention @DivHumas_Polri @CCICPolri untuk menangkap anak ini karena bit-twitnya yang menuntut Presiden mundur,” kata Helmi Felis melalui akun Twitter pribadinya pada Sabtu, 9 April 2022.

Ferry Koto mengatakan bahwa menuntur Presiden mundur bukanlah sebuah pidanan, melainkan aspirasi yang sah dalam demokrasi.

“Tapi, kalau twit yang ini, potensi pidana menghasut (pasal 160 KUHP), delik materiil,” kata Helmi Felis.

“Ancaman pidana pasal 160 KUHP ini adalah maksimal 6 tahun. Artinya jika diproses, maka yang bersangkutan dapat langsung ditahan,” lanjutnya.

“Jaga jempol ya. Kalau masih sayang anak-istri dan masih suka berbuka dan sahur di rumah, hindari melanggar hukum,” sambungnya lagi.

Adapun dalam cuitan yang ditanggapi Ferry Koto, Helmi Felis melontarkan sindiran pedas kepada pihak yang menurutnya siap memerangi dan membunuh pihak yang berseberangan demi rezim saat ini.

Ia mempertanyakan sehebat apa rezim ini hingga pihak tersebut siap membunuh mereka yang berseberangan.

Helmi Felis menyinggung bahwa mereka yang berseberangan tersebut juga adalah Warga Negara Indonesia dan saudara setanah air.

“Apa dasar kalian pertahankan REZIM? hingga jika harus, kalian siap perangi yang bersebrangan?” kata Helmi Felis melalui akun Twitter pribadinya pada Jumat, 8 April 2022.

“Mereka warga negara Indonesia juga, saudara setanah air,” sambungnya.

Helmi Felis juga mempertanyakan apa yang pihak ini rencanakan terhadap negeri ini sehingga bebal mempertahankan rezim.

“Sehebat apa REZIM ini sampai kalian siap bunuhi mereka?” kata Helmi Felis.

“Apa yang kalian rencanakan dengan negri ini, sehingga kalian bebal?” sambungnya.

Sekedar tambahan, Helmi Felis memang kerap mengkritik dan bahkan mendesak rezim Joko Widodo alias Jokowi untuk mundur.

Pasalnya, ia menilai Presiden Jokowi telah gagal mensejahterakan rakyat selama menjabat hampir selama dua periode ini.

“Selama Jokowi Presiden – hampir 2 periode ini- apa kontribusinya untuk Bangsa dan Negara? Selain miskinkan rakyat? Hutang tanpa perhitungan/tidak prudent? Pecah belah anak bangsa?” kata Helmi Felis.

“Apa Gelar MotoGP prestasi? Kasih piala pemenang? NGIBUL? Apa? Apa yang dirasakan langsung rakyat?” sambungnya.