Terkini.id, Surabaya – Pengguna Facebook dengan nama akun Hendro Purnomo dilaporkan ke polisi oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Surabaya dan seorang warga yang fotonya dicatut.
Hendro Purnomo dipolisikan lantaran dianggap menghina KH Mustofa Bisri alias Gus Mus di unggahan Faceboknya. Akun tersevut diduga merupakan akun fiktif.
“Betul, memang apa adanya seperti itu. Kita laporkan akun fiktif tersebut,” kata Ketua LBH PC GP Ansor Kota Surabaya Fahmi Syaifuddin Ramadhany, dikutip dari Detik, Senin, 9 September 2019.
Menurut Fahmi, akun Facebook itu dinilai telah membuat dua kali penghinaan di media sosial.
“Penghinaan itu ditujukan kepada Ansor yang dilakukan pada tahun lalu. Dan kedua kepada Gus Mus yang ia sebut sebagai kiai abal-abal,” ujar Fahmi.
- Ikut Sikapi Situasi Politik Terkini, Gus Mus: Ada Republik Rasa Kerajaan
- Gus Tuba yang 'Gila Hormat' Adalah Cucu Kiyai NU, Nahdliyin Bandingkan Akhlaknya dengan Gus Mus
- Bukan Sorban? Akhmad Sahal: Mengikuti Nabi Muhammad Itu Pakai Batik! Orang Texas Pakai Jeans!
- Bukan Sorban dan Jubah? Akhmad Sahal: Meniru Nabi Itu Pakai Batik!
- Sarankan 'Tak Pakai Semua Masjid untuk Sholat Jumat', Gus Mus: Itu Salah Kaprah
“Pertama kali itu tahun kemarin sekitar bulan Agustus. Dan kejadian lagi pada Sabtu kemarin viralnya itu,” jelasnya.

Postingan telah dihapus pemilik akun
Akun Facebook Hendro Purnomo, kata Fahmi, berkomentar yang tidak selayaknya dengan menghina Ansor dan Gus Mus.
“Dia berkomentar yang tidak selayaknya dengan menghina Ansor dan Gus Mus seperti kiai abal-abal,” ujar Fahmi.
“Postingan itu sendiri sudah dihapus oleh pemilik akun,” lanjutnya.
Dari penelusuran pihaknya, diketahui Hendro Purnomo berdomisili di wilayah Jakarta.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
