Tagar Bubarkan MUI Trending! Gus Mus: MUI ini Orang yang Sering Lupa, Diciptakan Pak Harto

Terkini.id, Jakarta – Tagar Bubarkan MUI menjadi trending Twitter hari ini, Senin, 7 Maret 2022.

Trendingnya tagar Bubarkan MUI ini diketahui merupakan imbas dari aksi salah gerakan shalat yang dilakukan koordinator lapangan (korlap) aksi demo Bela Adzan PA 212, Kiri Bareno atau Buya Fikri yang viral di media sosial.

Adapun Fikri Bareno diketahui merupakan salah satu wakil ketua komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat di MUI Pusat.

Baca Juga: Wasekjen PA 212 Anggap Citayam Fashion Week Sebagai Pengalihan Isu...

Menanggapi isu tersebut, beredar sebuah video lawas Gus Mus alias Mustofa Bisri yang menyebut bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) sendiri merupakan lembaga akal-akalan Soeharto.

“Majelis Ulama ini orang yang sering lupa ini diciptakan oleh pak Harto,” tutur Gus Mus seperti dilihat dari ceramah lawas di kanal YouTube DUTA HWMI Official, Senin 7 Maret 2022.

Baca Juga: Soal Pernyataan Ma’ruf Amin, Anwar Abbas: MUI Harus Ingatkan Umat...

Tak hanya itu, Gus Mus juga menyebut bahwa Soeharto adalah orang yang sangat pandai untuk menguasai masyarakat Indonesia.

“Pak Harto itu pinter ra karuan untuk menguasai kita semua, pol pintere,” sambungnya.

Dalam video itu, Gus Mus menjelaskan, MUI merupakan suatu kumpulan dari organisasi-organisasi agama-agam yang berbeda dan dijadikan dalam sebuah naungan, yang tujuannya adalah mengeluarkan dalil untuk Soeharto.

Baca Juga: Soal Pernyataan Ma’ruf Amin, Anwar Abbas: MUI Harus Ingatkan Umat...

“MUI itu kelompok dari PGI, kelompok agama-agam Islam Nu, Muhammadiyah. Pekerjaannya golekno pak Harto dalil,” ungkapnya.

Gus Mus menyebut, bahkan hingga saat ini ia tidak mengerti MUI itu sebenarnya termasuk ke dalam lembaga apa.

 “Dan itu sampe sekarang itu gak jelas. Apa dia organisasi sosial politik, apa dia instansi pemerintahan, gak jelas. Tapi dapet APBN, dan itu Indonesia,” tutur Gus Mus.

“Yang jelas kalo anda masuk MUI anda akan jadi ulama, ya dak mungkin toh kalo jadi pengurus MUI tidak jadi ulama, MUI itu kan Majelis Ulama, meskipun tukang ketik masih ulama” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, menanggapi video yang memperlihatkan salah seorang jamaah massa aksi bela adzan Persaudaraan Alumni (PA) 212, yakni Fikri Bareno yang salah melakukan gerakan shalat, akademisi Nadirsyah Hosen mengungkap bahwa Buya Fikri merupakan salah satu wakil ketua komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat di MUI Pusat.

Terkait video itu juga, Buya Fikri telah memberikan klarifikasinya meminta maaf kepada seluruh umat lantaran telah salah melakukan gerakan shalat tersebut.

Bagikan