Sebut Indonesia Berduka Atas Rekor Kematian Covid, Demokrat: Semua Akibat Gagapnya Pemerintah

Sebut Indonesia Berduka Atas Rekor Kematian Covid, Demokrat: Semua Akibat Gagapnya Pemerintah

R
Resty

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Deputi Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Ricky Kurniawan menyebut bahwa Indonesia sedang berduka atas rekor kematian akibat Covid-19.

Ricky Kurniawan mengatakan bahwa rekor kematian akibat Covid-19 ini disebabkan oleh gagapnya Pemerintah dalam bertindak.

“Tidak ada yang lebih berharga selain nyawa manusia, Indonesia Berduka dengan Rekor Kematian Covid-19,” katanya melalui akun RicKY_KCh pada Kamis, 15 Juli 2021.

“Semua akibat gagapnya Pemerintah dalam menangani pandemi dan mengabaikan rekomendasi para ahli,” tambahnya.

Pada akhir pernyataannya, Ricky menambahkan tagar “RIP” dan “Failed State” atau negara gagal.

Bersama cuitannya, Ricky melampirkan sebuah video TikTok yang membahas soal Covid-19 di Indonesia.

“Abaikan rekomendasi para ahli, Indonesia tembus rekor dunia kematian Covid-19,” demikian tertulis di awal video.

Selanjutnya disebutkan bahwa pakar telah mengingatkan gelombang kedua Covid-19, namun diabaikan Pemerintah.

“Dalam dua pekan terakhir, keterisian tempat tidur di Rumah Sakit berstatus ‘kuning’ di 14 Provinsi,” tambahnya.

Bahkan, katanya, di delapan Provinsi sempat tercatat Bed Occupancy Rate (BOR) di atas 80 persen alias berstatus kritis.

Lalu, ditampilkan data jumlah kasus positif pada Senin, 12 Juli 2021 sebanyak 40.472 kasus.

“Tabung Oksigen langka, harganya meroket. Padahal sebelumnya, Pemerintah memberikan bantuan tabung Oksigen kepada India,” tulisnya.

Dalam video itu juga disoroti soal vaksin berbayar atau yang disebut Pemerintah dengan istilah “Vaksin Gotong Royong.”

“Pemerintah diminta fokus kesehatan masyarakat, bukan hanya jaga citra negara,” tulis pombuat video, mengutip epidemiolog, Pandu Riono.

Terakhir, dikutip pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang mengatakan bahwa “Tak ada yang lebih bernilai dari nyawa”.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.