Terkini.id, Papua – Natalius Pigai selaku Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Papua mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo dan Menteri Sosial Tri Rismaharini memiliki ideologi yang sama yaitu kebencian, rasisme dan apartheid.
Hal itu diungkapkan oleh Natalius sebab kekesalannya terhadap pernyataan Mensos Risma terkait tanah kelahirannya, Papua.
Melansir Cnn Indonesia, Risma sebelumnya mengancam memindahkan beberapa ASN Kemensos ke tanah Papua akibat tak sigap dalam menyiapkan dapur umum di tengah lonjakan kasus virus corona.
Hal itu dilakukan oleh Risma saat memantau dapur umum di Balai Wyata Guna, Bandung, Jawa Barat pada Selasa, 13 Juli 2021.
“Saya tidak mau lihat seperti ini lagi. kalau seperti ini lagi, saya pindahkan semua ke Papua,” ucap Risma saat itu.
- Proyek Strategis Nasional Bendungan Lausimeme yang Diresmikan Jokowi Digarap Perusahaan Konstruksi KALLA
- PLN Pastikan Pasokan Listrik Tanpa Kedip saat Jokowi Resmikan RS Vertikal Makassar
- Andil Andi Sudirman Sulaiman di Balik Rumah Sakit OJK yang Akan Diresmikan Jokowi di Makassar
- Dua Putra Asal Kabupaten Pangkep Dilantik Jokowi Jadi Perwira TNI AD
- Presiden Jokowi Pantau Pemberian Bantuan 300 Unit Pompa untuk Petani di Bone
Adapun Emanuel Gobay selaku Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) papua menilai bahwa ucapan tersebut melukai hati orang papua.
Hal itu dinilai merupakan tindakan rasis akibat menyebutkan identitas Papua sebagai tempat alokasi bagi pejabat yang tidak patuh.
Menanggapi hal tersebut, Natalius Pigai selaku Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) geram mendengar pernyataan Mensos Risma.
Apalagi, menurutnya, Presiden Jokowi hanya turut diam dengan kasus tersebut seolah tidak terjadi apa-apa.
“Otak-otak rasis ini masih dipelihara, beri jabatan dan kekuasaan. Sementara Jokowi selalu diam atau dia juga pendukung rasisme,” ucap Natalius dikutip dari Hops.id.
Tak hanya itu, Natalius Pigai bahkan mengatakan Jokowi dan Risma merupakan satu ideologi yakni rasisme.
“Rasis Risma seideologi dengan PDIP dan Jokowi. Ideologi mereka adalah ideologi kebencian dan rasialisme dan apartheid,” sambungnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
