Sebut Napoleon Tak Humanis karena Lumuri M Kece dengan Kotoran, DS: Nabi Pasti Malu Lihat Umatnya Kayak Gini

Sebut Napoleon Tak Humanis karena Lumuri M Kece dengan Kotoran, DS: Nabi Pasti Malu Lihat Umatnya Kayak Gini

R
Resty

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar (DS) menanggapi berita bahwa terdakwa kasus korupsi, Napoleon Bonaparte diduga melumuri tersangka kasus penistaan agama, Muhammad Kece dengan kotoran manusia.

Denny Siregar menilai bahwa aksi Napoleon Bonaparte itu tak humanis dan menyinggung bahwa Nabi pasti malu melihat umatnya bersikap demikian.

“Beginilah kalo mabok agama, jadi gak humanis,” katanya melalui akun Twitter Dennysiregar pada Senin, 20 September 2021.

“Nabi pasti malu lihat umatnya kayak gini. Apalagi masuk penjara karena korupsi,” sambung Host Cokro TV itu.

Dilansir dari Detik News, pihak kepolisian mengatakan bahwa Napoleon Bonaparte diduga melumuri M Kece dengan kotoran manusia. 

Baca Juga

“Wajah dan tubuh korban dilumurin dengan kotoran manusia oleh pelaku,” ujar Dirtipidum Bareskrim, Brigjen Andi Rian Djajadi pada Minggu, 19 September 2021.

Adapun kotoran manusia itu, menurut Btigjen Andi, disiapkan sendiri oleh Napolron Bonaparte.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa M Kece diduga dipukul dan dilumuri kotoran manusia oleh Napoleon Bonaparte dalam waktu bersamaan.

“Sambil memukul juga melumuri kotoran manusia,” tuturnya pada Senin, 20 September 2021.

Meski demikian, Brigjen Andi belum menjelaskan detail kronologi kasus ini. Selain itu, motif dugaan penganiayaan itu juga masih ditelusuri.

“Nanti saya jawab setelah pemeriksaan saksi siang nanti,” ucapnya.

Terkait penganiayaan terhadap M Kece, Napoleon Bonaparte telah angkat suara melalui surat terbuka yang dibuatnya sendiri dan telah dibenarkan oleh kuasa hukumnya, Gunawan Raka.

Dalam surat terbukanya, Napolen Bonaparte menyinggung soal penhinaan terhadao agam, Alquran, dan Nabi.

“Siapa saja bisa menghina saya, tetapi tidak kepada Allah-ku, Alquran, Nabi Muhammad SAW dan akidah Islam-ku. Tetapi tidak kepada Allah-ku, Alquran, Nabi Muhammad SAW dan akidah Islam-ku,” tegas Napoleon Bonaparte, dilansir dari JPNN.

Oleh karena itu, lanjut Napoleon, ia bersumpah melakukan tindakan terukur apapun kepada siapa saja yang berani menghina Allah, Alquran, dan Rasulullah.

Ia menilai bahwa penistaan agama yang dilakukan M Kece dan para pelaku lainnya sangat berbahaya bagi kesatuan, persatuan, dan kerukunan umat beragama di Indonesia. 

Napoleon juga sangat menyayangkan bahwa sampai saat ini, Pemerintah belum menghapus semua konten di media yang telah dibuat dan dipublikasikan para penista agama itu.

“Akhirnya, saya akan mempertanggungjawabkan semua tindakan saya terhadap Kece, apa pun risikonya,” kata Napoleon Bonaparte.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.