Terkini.id, Jakarta – KH Mustofa Bisri atau Gus Mus sangat prihatin dengan hadirnya ulama dan ustaz yang hadir dengan bahasa kasar bahkan mendukung kekerasan.
Gus Mus bahkan menangis saat berbicara tentang persoalan itu kala memberi tausiyah dalam haul KH. Achmad Masduqi dan Chasinah Chamzawi yang digelar secara virtual pada Ahad, 29 November 2020.
Meski tak menyebut nama, Gus Mus merasa sedih melihat perilaku para pendakwah yang tidak mencerminkan perilaku Nabi Muhammad yang santun.
“Saya mengimbau kepada kiai-kiai muda, berusaha meniru kanjeng rasul dalam kasih sayangnya kepada umat. Ada umat betul-betul rindu kepada akhlaknya rasulullah SAW, rindu kepada perilaku yang santun dari rasulullah SAW,” ujarnya.
Lalu dengan suara parau karena menangis, pemimpin Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Rembang, ia meminta para ulama menyampaikan dakwahnya dengan cara yang sejuk dan teduh.
- Keisha Ratu Utami : Dari Pelosok Desa Bontomatene Berjuang Menuju Istana Negara, Paskibraka Nasional 2026
- Soroti Maraknya Kasus Begal, Wakil Ketua DPRD Makassar Eric Horas Desak Pemkot Beri Solusi Kongkrit
- Dokter Dewi Setiawati: Orang Tua Harus Jadi Tempat Pulang Anak, Bukan Sekadar Pengirim Uang
- Toyota Kuasai 36 Persen Pasar Otomotif Sulawesi hingga April 2026
- Gerakan Rakyat Sulsel Bela Kritik Anies, Asri Tadda: Optimisme Harus Dibangun di Atas Kejujuran
“Tolong para kiai, para ustad, para habaib, hadirkan lagi akhlak Rasulullah Saw, kasih sayangnya rasulullah kepada sesama,” ucapnya.
Agaknya, Gus Mus sedih melihat perilaku kurang santun yang diperlihatkan para pendakwah dalam bertutur kata dan berbuat.
Misalnya, azan hayya alal jihad, yakni menambahkan ajakan jihad dalam azan, atau tutur kata kasar dan kotor yang ditampilkan para pendakwah belakangan ini saat berceramah.
Ia meminta perilaku para pendakwah yang santun dan tidak melakukan kekerasan bisa menjadi contoh bagi masyarakat.
“Tolong dihadirkan itu kasih sayang agar orang-orang yang awam, yang tidak paham Al Quranul Karim, kurang paham dengan pribadi Rasulullah SAW, bisa menyimak Anda sekalian yang mengerti Al Quran, yang ngerti Sirah Rasul SAW,” katanya.
Lebih lanjut, KH. Mustofa Bisri ini juga meminta bukan hanya ucapan dan tapi juga bagaimana meniru perilaku Nabi Muhammad yang cinta damai.
“Tolong tampilkan itu dalam perilaku agar orang awam yang lugu-lugu itu bisa meniru. Mudah-mudahan ini termasuk jariyah Anda sekalian kalau Anda sudi menampilkan akhlak Rasulullah SAW dalam masyarakat sekarang ini,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
