Terkini.id, Makassar – Segitiga Emas telah menjadi surga narkoba sejak tahun 1950an. Segitiga Emas adalah sebuah area yang berbatasan dengan Laos, Myanmar dan Thailand diantara pertemuan Sungai Ruak dan Sungai Mekong.
Berdasarkan “The Golden Triangle Opium Trade: An Overview” oleh Bertil Lintner, disebut ‘emas’ karena menjadi area penghasil terbesar opium dan emas hitam di dunia. Jaringan penjualan segitiga emas sudah sangat luas meliputi Australia, Jepang dan Selandia Baru.
Opium pertama kali diperkenalkan di area tersebut oleh penjajah Inggris yang mendorong mereka untuk dibudidayakan agar dapat diekspor ke pasar Cina yang memperkaya pemerintah Inggris pada saat itu.
Melansir dari BBC News, kepolisian Laos telah menangkap penyelendupan 55,6 juta pil sabu-sabu dan 1.5 ton sabu-sabu kristal dalam sebuah truk pengangkut minuman keras di Bokeo bagian utara pada hari Rabu 27 Oktober 2021 malam. Pihak perusahaan minuman keras, Lao Brewery Company, menyangkal keterlibatan dalam penyelundupan tersebut. Mereka mengaku truk yang dipakai tidak terdaftar dalam aset perusahaan.
Jeremy Douglas, selaku representatif PBB bagian Asia Tenggara, mengatakan pada BBC bahwa penangkapan ini menjadi penangkapan terbesar dalam sejarah Asia Tenggara maupun Asia Timur. “Ini tiga kali lipat tablet yang disita Laos sepanjang tahun lalu, dan hampir sepertiga dari sabu,” kata Jeremy pada AFP.
Penangkapan ini terjadi setelah sebelumnya polisi menyita 16 juta tablet amfetamin dalam dua penyergapan dalam periode satu minggu saja.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
