Terkini, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Sahruddin Said menyoroti perihal sejumlah daerah di Makassar yang mulai mengalami krisis air bersih dalam beberapa pekan terakhir.
Sahruddin Said menilai, krisis ini disebabkan oleh penurunan debit air di Sungai Bone, yang merupakan sumber utama pasokan air bersih di Kota Makassar. Penurunan debit air ini terjadi akibat minimnya curah hujan belakangan ini.
Menurut informasi dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, ketersediaan air bersih di kota sangat bergantung pada aliran Sungai Bone.
Kondisi ini mengharuskan adanya solusi segera untuk mengatasi kekurangan air dan memastikan pasokan air bersih bagi warga tetap terpenuhi.
Namun, hujan yang jarang turun menyebabkan debit air di sungai tersebut menurun, sehingga berdampak pada berkurangnya pasokan air bersih ke wilayah-wilayah di Makassar.
- Bupati Husniah Talenrang Sidak Pasar, Harga Sembako di Gowa Jelang Lebaran 2026 Dipastikan Stabil
- 1.656 Mahasiswa Siap Diwisuda, Unhas Matangkan Persiapan Wisuda April 2026
- Libur Lebaran 2026, Layanan Kantor Pegadaian Tutup 18-24 Maret, Transaksi Tetap Bisa Online
- Sering Ditanya "Kapan Nikah?" Saat Lebaran, Fauziah Zulfitri Ungkap Cara Hadapi Pertanyaan Sensitif Keluarga
- Astra Motor Sulsel Bagikan Tips Mudik Aman dengan Motor Lewat Kampanye #Cari_Aman
“Kendala utama krisis air bersih ini berasal dari penurunan debit air di Sungai Bone. Bukan masalah teknis atau lainnya,” kata Sahruddin Said, Senin, 20 Mei 2024.
Untuk mengantisipasi kondisi kekeringan yang berkepanjangan, pemerintah kota telah menyiapkan pompa induk yang diarahkan ke instalasi pusat kota. Namun, debit air yang dipasok tetap tidak mengalir dengan baik.
Ajid sapaan akrab Legislator PAN ini menghimbau agar masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih secara mendesak dapat menghubungi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat.
“Jika kondisinya sangat mendesak dan tidak ada air sama sekali, setidaknya lurah yang menelepon PDAM akan mendapatkan kiriman air,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
