Sekber Usulkan Prabowo-Jokowi Maju di Pemilu 2024, Netizen: Keduanya Gak Bisa Diharapkan, Kartu Mati

Sekber Usulkan Prabowo-Jokowi Maju di Pemilu 2024, Netizen: Keduanya Gak Bisa Diharapkan, Kartu Mati

R
Muhammad Ifan
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta Sekretariat Bersama (Sekber) Prabowo-Jokowi mengatakan jika wacana penundaan pemilihan umum (pemilu) dan perpanjangan masa jabatan presiden bertentangan dengan konstitusi.

Sekber menyebut dia mengusulkan alternatif agar pasangan Prabowo-Jokowi untuk maju di Pemilu 2024 dengan melanjutkan kerja Kabinet Indonesia Maju.

“Sehingga sudah sepatutnya kerja-kerja (Kabinet Indonesia Maju) yang sudah dilakukan dilanjutkan dengan mengusung pasangan Prabowo-Jokowi untuk ramai-ramai kita pilih pada 14 Februari 2024 nanti,” kata Ketua Koordinator Sekber Prabowo-Jokowi, G Gisel, dalam keterangan tertulis dilansir dari detiknews.

Gisel mengatakan hal itu merupakan langkah strategis untuk melanjutkan kabinet Indonesia Maju yang menurutnya sudah berupaya memberikan terbaik. Menurutnya, Prabowo-Jokowi dapat mewujudkan konsolidasi kekuatan dan stabilitas politik.

“Ini adalah langkah taktis, strategis, dan keputusan besar yang diambil oleh Presiden Jokowi untuk mengonsolidasikan kekuatan dan stabilitas politik nasional, baik di dalam pemerintahan maupun di parlemen,” Tegas Gisel.

Pemberitaan terkait Sekber yang mengusulkan Prabowo-Jokowi maju di Pemilu 2024 ini ramai direspon oleh banyak netizen di media sosial, salah satunya datang dari pengguna Twitter bernama @HasanuddinAhma2.

Dalam cuitannya, akun Twitter @HasanuddinAhma2 mengatakan jika Prabowo dan Jokowi tidak bisa diharapkan, seperti kartu mati.

“Keduanya gk bisa diharapkan n jangan mengharap, kartu mati” Tulis akun Twitter @HasanuddinAhma2.

Sekber Usulkan Prabowo-Jokowi Maju di Pemilu 2024, Netizen: Keduanya Gak Bisa Diharapkan, Kartu Mati
Cuitan Netizen @HasanuddinAhma2

Pengguna Twitter lain, bernama @raenovaldy turut memberikan komentarnya, ia mengatakan jika pilihannya itu saja, maka Indonesia akan jalan di tempat dan tidak ada regenerasi.

“Kalau pilihannya itu itu aja, Indonesia bakal jalan di tempat ga ada regenerasi dan refreshmen di pemerintahan…” Tulis akun Twitter @raenovaldy.

Dilansir dari detiknews, Sekretariat Bersama (Sekber) Prabowo-Jokowi telah mendeklarasikan dukungan pada 15 Januari 2022.

Dukungan tersebut diberikan kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo untuk mencalonkan diri menjadi pasangan Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilihan Presiden 14 Februari 2024.

Sekber bermaksud menggalang dukungan masyarakat, seperti tokoh-tokoh agama setempat, ketua adat daerah setempat, himpunan mahasiswa, asosiasi pengusaha, organisasi masyarakat, dan komponen bangsa lainnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.