Sempat Dibela Kades, Warung Remang di Labuaja Ketahuan Jual Bir dan Punya 5 Kamar

Terkini.id, Maros – Pemilik warung remang-remang berkedok warkop di Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, tidak bisa lagi mengelak.

Pengakuan hanya menjual kopi, minuman dingin, dan mi rebus, akhirnya terbantahkan Kamis 7 November 2019 dini hari.

Operasi yustisi gabungan Satpol PP, TNI, dan Polri membuktikan bahwa tempat bernama Warkop Wanda itu melakukan praktik-praktik terselubung.

Aparat menyita 500 botol bir dan menemukan bahwa di situ ada lima kamar.

“Sudah jelas bahwa warung itu tidak beres,” ujar Erhan Haris, Plt Kepala Satpol PP Maros kepada wartawan, Kamis siang.

Menarik untuk Anda:

Sebelumnya, viral di media sosial bahwa warung tersebut menjadi lokasi prostitusi. Warga bernama Syamsul Basri, pemilik akun Rios di Facebook mengunggah tentang keberadaan sebuah warung remang-remang yang meresahkan warga. Sebab, ditengarai ada praktik prostitusi.

Postingan yang sempat membuat Rios terpojok karena “dikejar” pemerintah desa dan oknum staf kantor kecamatan untuk membuktikan tudingannya.

satpol pp maros

Dalam rapat di kantor desa, Rios bahkan diwacanakan bakal dilapor balik.

Sebelumnya, Kepala Desa Labuaja, Asdar, menuturkan bahwa tidak pernah mendengar ada keluhan warga soal warung tersebut. Apalagi, pemilik warung sudah meminta izin hanya akan mengoperasikan warkop.

“Saya sebelum jadi kepala desa juga seorang sopir. Biasa itu kalau kita mampir istirahat di warung sambil ngopi,” tutur Asdar saat rapat dengan Forkopincam. Hadir juga pemilik warung, juga beberapa awak media.

Di situ, salah satu pemilik warung Ummu Habibah membantah keras warungnya menjual miras dan melakukan praktik prostitusi. “Sudah lebih sebulan kami beroperasi, kami hanya menjual kopi dan makanan,” akunya.

Setelah pertemuan itu, aparat satpol PP kecamatan bersama Bhabinkamtibmas Labuaja, serta kepala desa, juga sudah melakukan operasi. Digelar siang hari, usai rapat pemanggilan pemilik warung. Hasilnya, mereka tak menemukan apa-apa.

Namun operasi yustisi yang digelar tim dari kabupaten sehari setelahnya, dihelat malam hari, menemukan fakta berbeda. Ada ratusan botol bir, pelayan wanita, dan kamar disekat-sekat.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Fahrurrozi Gubernur Tandingan yang Diangkat FPI di Masa Ahok Meninggal, Positif Covid-19

Menteri Tenaga Kerja Putuskan Tak Ada Kenaikan Upah Minimum Tahun 2021

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar