Terkini – Tak terima istri minta cerai, suami tega menggantung hingga mengancam membunuh anaknya yang berusia 1 tahun usai cekcok dengan istrinya.
Perlu waktu hingga 16 jam bagi polisi dan warga mengevaluasi korban dan menangkap pelaku.
Pria bernama sandi (25) di kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) menganiaya anaknya dan merekam aksinya hinga videonya beredar dimedia sosial.
Dalam video yang beredar, Sandi mengancam anaknya akan membunuh dengan parang perbuatan tersebut dilakukanya karena kesal terhadap istrinya yang ingin berpisah.
Sandi ditangkap polisi dirumahnya usai proses negosiasi yang panjang, Kapolres Pinrang AKBP Andiko Wicaksono dan aparat kepolisian menggendong bayi yang sebelumnya digantung dan diancam dibunuh oleh pelaku.
- Pasca Pembukaan, Satgas TMMD Ke-128 Geliat Bangun Rumah Layak Huni di Desa Arpal
- Motivasi Karyawan Perempuan, KALLA Hadirkan Kartini Talks Bersama Fauziah Zulfitri
- 6 Orang Siswa di Jeneponto Dirujuk ke RS, Kejang, Sesak hingga Diare Usai Makan Menu MBG
- Bupati Syaharuddin Beri Pesan Motivatif Menjadi Pemimpin kepada Ratusan Siswa di Sidrap
- Roadshow di Makassar, BukuAgen Perluas Akses Keuangan Masyarakat lewat UMKM
Andiko pun meminta izin kepada Sandi untuk bisa membersikan korban karena kondisinya yang trauma.
Adapun Sandi terlihat duduk dikursi plastik di dekat dinding kayu rumahnya. dia tampak merontah dan menagis dan memukulkan kepalanya di dinding rumahnya.
“Selama 16 jam ya dia (pelaku) ini menyandera anaknya. Mulai jam 7 malam (kemarin), sampai 10 pagi,” ungkap Kasat Reskrim Polres Pinrang Iptu Andi Reza Pahlawan dilansir.
Setelah dibujuk, polisi akhirnya berhasil mengamankan Sandi dan membawanya ke mobil polisi. Sandi tampak memakai kaos oblong berwarna hitam dan celana jeans hitam.
Citizen Journalist: PPL Mahasiswa Komunikasi Unismuh (Nengsi Asriani)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
