Terkini.id, Jakarta – Serangan Israel kepada Palestina yang sudah terjadi sejak akhir bulan Ramadhan kemarin, tak kunjung berhenti hingga saat ini.
Serangan yang brutal tersebut telah menewaskan kurang lebih 137 warga Palestina meninggal dan 900 lainnya mengalami luka-luka.

Tragedi kemanusiaan ini mendapat perhatian dari banyak pihak, termasuk dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Dilansir dari Tribunnews, Anwar Abbas selaku Wakil Ketua Umum mengeluarkan surat terbuka berkaitan dengan keprihatinannya atas serangan Israel yang tak kunjung henti.
Dalam surat terbukanya tersebut, Anwar mengatakan jika serangan Israel akan terhenti jika negara islam dan OKI bersatu.
- Sebut Konflik Israel-Palestina Memang karena Agama, UFS Singgung Resolusi Jihad: Mereka Ketakutan
- Sebut Isu Israel-Palestina Dijadikan Alat Politik, NU Beri Sindiran Keras: Primitif Sekali Kalian
- Di Tengah Konflik di Palestina, Presiden Joe Biden Setujui Jual Senjata Rp 10,5 Triliun ke Israel
- Gedung Al Jalaa, Tempat Berkumpulnya Media Internasional di Gaza Jadi Sasaran Bom Israel
- Aktris Bella Hadid Ikut Bela Palestina, Pemerintah Israel Kecam Tidak Tahu Malu
Selain itu ia juga mengatakan bahwa tindakan konkrit dari negara-negara yang terdekat dengan Israel juga dibutuhkan untuk menghentikan tragedi ini.
“Negara seperti Mesir, Saudi, Yordania, Syria, Libanon, Iraq, Iran, dan Turki serta negara teluk seperti Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Bahrain melakukan tindakan konkrit dan tegas untuk Israel,” kata Anwar Abbas pada Selasa 18 Mei 2021.
Anwar Abbas mengatakan, ada tiga hal penting yang harus bersama dilakukan agar serangan Israel tidak semakin merugikan rakyat Palestina.
Pertama ia meminta agar negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel untuk memutus hubungan tersebut.
Kedua ia juga meminta hubungan dagang dalam OKI dengan Israel juga diputus.
Ketiga mengadili Benyamin Netanyahu sebagai penjahat perang dan penjahat kemanusiaan ke mahkamah internasional.
“Kita mendesak dunia Islam untuk memutus hubungan diplomatik dengan Israel serta memboikot semua bentuk transaksi dan perdagangan dengan negara penjajah dan teroris tersebut,” ujar Anwar Abbas dilansir dari Wartaekonomi.
Jika ketiga hal tersebut tidak dilakukan, serangan Israel tidak akan pernah berhenti sebelum bisa menguasai tanah-tanah yang ada di sekitar Yerusalem tersebut.
Anwar juga merasa khawatir nasib Palestina tidak akan bertambah baik karena kekerasan dan pembunuhan sadis yang dilakukan oleh tentara Israel akan tetap terjadi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
