Sering Pakai Daster di Rumah, Perempuan Ini Nyaris Diperkosa Suami Tetangga

Daster
Ilustrasi pakaian daster perempuan. (foto: radarsukabumi)

Terkini.id – Seorang perempuan berinisial NLP (29) nyaris jadi korban pemerkosaan oleh tetangganya sendiri, Gede Suri (33), lantaran sering memakai daster di rumahnya.

Korban diketahui merupakan warga Banjar Dinas Bulakan, Desa Tukadsumaga, Gerokgak, Kabupaten Buleleng.

Dari pemeriksaan polisi terhadap pelaku, tanpa ragu-ragu ia mengungkap alasan dirinya hendak melakukan percobaan perkosaan terhadap istri tetangganya sendiri tersebut.

Menurut Suri, perbuatan nekatnya itu ia lakukan karena dirinya sejak lama naksir dengan korban yang sudah memiliki dua anak itu.

Ia mengatakan, nafsu birahinya selalu meningkat ketika dia melihat korban. Bahkan tanpa canggung, Suri juga mengaku jika NLP lebih cantik dan seksi daripada istrinya.

“Saya naksir dengan korban sudah lama. Lebih jegeg (cantik) dari istri saya soalnya,” kata pelaku, dikutip dari radarmadura, Selasa 9 Julin 2019.

Karena memendam rasa suka sejak lama, Suri juga mengaku bahwa dirinya sering mengintip dan memandangi korban.

Menurut pengakuan pelaku, dirinya menaruh suka dan nafsu dengan korban karena perempuan tersebut sering mengenakan baju daster dengan sedikit terbuka.

“Selain cantik dia juga menarik dan seksi karena sering  mengenakan baju daster yang sedikit terbuka,” ujar Suri.

Kini tersangka telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kronologi kejadian

Perempuan
Gede Suri diamankan polisi. (foto: jawapos)

Aksi percobaan pemerkosaan itu dilakukan oleh tersangka pada Sabtu 6 Juli 2019, lalu sekira pukul 09.30 WIB. Awalnya, Suri hendak ke kamar mandi untuk buang air besar.

Saat menuju ke kamar mandi, ia malah melihat korban NLP dari jarak sekitar 100 meter, tengah memberi makan babi, dengan mengenakan pakaian daster.

Niat buang air besar pun hilang. Pelaku langsung mendatangi korban dan memeluknya dari arah belakang. Bahkan, Suri sempat memegang bagian dada korban dan melucuti pakaian dalam korban.

Korban yang mendapatkan perlakuan tak senonoh itu lantas berteriak meminta pertolongan. Teriakannya itu kemudian didengar oleh sang suami, sehingga upaya pemerkosaan oleh pelaku berhasil digagalkan.

Berita Terkait
Komentar
Terkini