Terkini, Pinrang – Di tengah semangat memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN (Persero) kembali menyalakan optimisme baru bagi perekonomian daerah.
Kali ini, energi listrik PLN resmi mengalir ke industri pengolahan rumput laut PT Biota Laut Ganggang (BLG) di Desa Polewali, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, dengan daya sebesar 3.465 kiloVolt Ampere (kVA).
Penyalaan ini bukan sekadar seromonial penambahan pelanggan baru, tetapi juga menjadi bukti nyata bagaimana energi mampu menggerakkan roda ekonomi lokal, menghidupkan rantai kehidupan nelayan rumput laut di pesisir, hingga menggerakkan pabrik pengolahan yang berorientasi ekspor.
General Manager PT Biota Laut Ganggang, Pan Yong, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia menyebut kerja sama dengan PLN sebagai “angin segar” bagi perusahaan yang tengah bersiap memperluas pasar ke Eropa dan Amerika.
“Kami sangat berterima kasih kepada PLN atas pelayanan cepat dan profesionalnya. Proses pemasangan berjalan lancar sesuai jadwal, dan kini kami memiliki jaringan ketiga yang akan memperkuat keandalan pasokan listrik kami. Ini sangat penting untuk menjaga kelancaran produksi dan mendukung rencana ekspansi ke depan,” ujar Pan Yong.
Energi untuk Tumbuh Bersama
- Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Lepas Peserta Indomaret Fun Run 2026, Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Sehat
- Soal Hak Angket DPRD Gowa, Jabal Nur: Biarkan Pansus dan APH Bekerja
- PT Vale Promosikan Produk UMKM Binaan di Perayaan HKG PKK Nasional dan HUT Dekranas
- Wali Kota Makassar Hadiri Puncak HKG PKK ke-54, Tegaskan Komitmen Perkuat Gerakan PKK
- Pesan Tegas Tujuh Saudara Kandung ke Bupati Gowa Husniah Talenrang: Berhentilah Seolah-olah Menjadi Korban
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah, menegaskan bahwa PLN tak hanya menyalurkan listrik, tapi juga semangat kemandirian ekonomi.
“PLN berkomitmen penuh mendukung tumbuhnya industri lokal, terutama sektor pengolahan rumput laut yang menjadi kebanggaan Sulawesi Selatan. Dengan suplai listrik berdaya 3.465 kVA ini, kami optimistis industri di Pinrang akan tumbuh lebih kuat, membuka lapangan kerja baru, dan memperkuat rantai ekonomi pesisir,” jelas Edyansyah.
Ia menambahkan, langkah PLN ini sejalan dengan upaya mendukung program hilirisasi industri dan peningkatan nilai tambah komoditas kelautan—agar sumber daya laut Indonesia tidak hanya dijual mentah, tapi diolah dan memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat.
Kerja Bersama yang Melistriki Harapan
Di lapangan, semangat gotong royong menjadi kunci keberhasilan proyek ini. Dadang Wahyudi, Manager PLN UP3 Pinrang, mengungkapkan bahwa penyalaan listrik dilakukan dengan penuh tanggung jawab oleh tim yang bekerja siang-malam.
“Mulai dari survei teknis, pembangunan jaringan, hingga proses energize—semuanya kami lakukan dengan aman dan tepat waktu. Pelanggan industri seperti PT BLG adalah mitra penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah, dan kami akan terus memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.
Energi yang Menyala, Ekonomi yang Bergerak
Dengan tambahan daya 3.465 kVA ini, total pasokan listrik PLN ke PT BLG Grup kini mencapai 14.545 kVA. Kapasitas produksi pun diproyeksikan meningkat signifikan, membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar, dan memperkuat posisi Pinrang sebagai salah satu pusat industri rumput laut di Sulawesi Selatan.
Langkah ini menjadi bukti bahwa setiap kilowatt listrik yang mengalir tak hanya menyalakan mesin pabrik, tetapi juga menyalakan harapan ekonomi bagi banyak orang dari pekerja lokal, pelaku usaha kecil, hingga keluarga nelayan yang menggantungkan hidup pada hasil laut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
