Kritik Sikap Dubes RI untuk Singapura soal UAS Dideportasi, Shamsi Ali: Kurang Terhormat, Menyerah Begitu Saja

Terkini.id, Jakarta – Imam Islamic Centre of New York, Shamsi Ali mengkritik sikap Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia (RI) untuk Singapura soal Ustaz Abdul Somad alias UAS yang dikabarkan dideportasi dari Singapura.

Shamsi Ali menilai sikap Dubes RI untuk Singapura ini kurang terhormat sebab menyerah begitu saja. Padahal, negara seharusnya menjaga warganya.

“Harusnya ketika warganya, apalagi warga yang dikenal seperti UAS, diperlakukan tdk terhormat, pemerintah perlu meminta klarifikasi,” kata Shamsi Ali, sebagaimana dikutip dari akun Twitter pribadinya pada Rabu, 18 Mei 2022.

Baca Juga: Musni Umar: UAS kalau ke Berbagai Daerah Disambut Bagaikan Presiden

“Sikap Dubes seperti di bawah ini sikap yang kurang terhormat. Menyerah begitu saja…negara besar menjaga warganya,” sambungnya.

Bersama pernyataannya, Shamsi Ali membagikan berita berjudul “Dubes RI di Singapura: Ustaz Abdul Somad Tak Dideportasi”.

Baca Juga: Perusahaan Amerika Serikat Jajaki Peluang Investasi Industri Terbarukan di Bantaeng

Sebagaimana diketahui, Ustaz Abdul Somad atau UAS sebelumnya mengaku dideportasi dari Singapura.

Namun, kabar ini dibantah Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Suryopratomo. Menurut dia, UAS bukan dideporasti, melainkan tidak mendapat izin masuk Singapura sehingga diminta kembali.

“Beliau tidak dideportasi tetapi tidak mendapatkan izin masuk Ke Singapura sehingga diminta untuk kembali,” kata Suryopratomo, Selasa, 17 Mei 2022, dilansir dari Tempo.

Baca Juga: Perusahaan Amerika Serikat Jajaki Peluang Investasi Industri Terbarukan di Bantaeng

Suryopratomo tidak menjelaskan soal alasan mengapa UAS tak mendapatkan izin dari Singapura.

Ia mengatakan bahwa pihak yang bisa menjelaskan alasan tersebut adalah pemerintah Singapura, khususnya Kedubes Singapura di Jakarta.

“Kalau alasannya yang tepat mungkin ditanyakan kepada Kedubes Singapore di Jakarta karena mereka yang lebih berhak menjelaskan alasannya,” ujarnya.

Sebelumnya, melalui akun Instagramnya pada Senin, 16 Mei 2022, UAS mengaku dideportasi dari Singapura.

Dalam unggahannya, ia juga melampirkan video saat berada dalam sebuah ruangan.

“UAS di ruang 1×2 meter seperti penjara di imigrasi, sebelum dideportasi dari Singapore,” tulis UAS di unggahannya.

Bagikan