Terkini, Makassar – Setelah lima tahun memimpin berbagai kelompok usia Timnas Indonesia, era Shin Tae-yong berakhir secara resmi pada Senin, 6 Januari 2025.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengumumkan keputusan ini dengan menyebutnya sebagai langkah demi masa depan sepak bola Indonesia.
“Apa yang kita lakukan hari ini adalah untuk kebaikan Tim Nasional,” ujar Erick dalam pernyataan resminya.
Ia menegaskan bahwa PSSI telah menjalankan program yang konsisten selama beberapa tahun terakhir.
“Keputusan ini diambil dengan transparansi penuh, tanpa agenda tersembunyi. Kami berterima kasih atas kontribusi Coach Shin selama ini,” tambahnya.
- Ruang Ingatan 2026 Ajak Warga Menelusuri Jejak Ujung Pandang dan Identitas Makassar di Benteng Rotterdam
- Tak Ingin Inovasi Hilang Begitu Saja, Polbangtan Kementan Perkuat Kompetensi Dosen dalam Penyusunan Paten
- Rasakan Euforia Piala Dunia 2026 di MYKO Hotel Makassar
- AHM Luncurkan New Honda Vario Evo 160, Tampil Lebih Sporti dengan Mesin Lebih Bertenaga
- Goes To Campus, BPJS Cabang Bulukumba Gandeng HPMT Komisariat INTI Gelar Sosialisasi JKN
Namun, di balik ucapan terima kasih, ada nada evaluasi yang tegas. Erick menyoroti pentingnya strategi dan komunikasi yang lebih terintegrasi dalam tim nasional.
“Dinamika di timnas menjadi perhatian utama kami. Kami melihat perlunya seorang pemimpin yang bisa lebih menyelaraskan strategi dengan kebutuhan pemain,” katanya.
Perjalanan Panjang Shin Tae-yong
Shin Tae-yong mulai menangani Timnas Indonesia pada Desember 2019 dengan kontrak awal hingga akhir 2023. Pelatih asal Korea Selatan ini memegang kendali atas tim senior hingga kelompok usia muda.
Dalam lima tahun, ia telah memimpin tim dalam 110 pertandingan, mencatat 49 kemenangan dan 40 kekalahan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
