Sindir Jokowi Soal Vaksinasi, Rocky Gerung: Sekarang Menterinya Malah Pakai Data KPU

Terkini.id, Jakarta – Pengamat politik, Rocky Gerung menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal vaksinasi Covid-19 yang saat ini sementara dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terhadap masyarakat Indonesia.

Lewat tayangan videonya di kanal Youtube Rocky Gerung Official, Sabtu 23 Januari 2021, Rocky terkait hal itu menyinggung Budi Gunadi yang baru saja ditunjuk Jokowi menjadi menteri kesehatan.

Ia menyoroti Menkes Budi Gunadi yang memutuskan memakai data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk pendataan vaksinasi Covid-19.

Diketahui, keputusan Budi Gunadi memakai data KPU tersebut lantaran dirinya mengaku tak percaya dengan data dari Kementerian Kesehatan yang dipimpinnya.

Mungkin Anda menyukai ini:

Mengutip Hops.id, awalnya host dalam tayangan video Rocky Gerung tersebut yakni jurnalis senior Harsubeno Arief membahas soal pernyataan Menkes Budi Gunadi yang tak percaya dengan data dari Kemenkes.

Baca Juga: Bandingkan Anies dan Jokowi, Politikus PDIP: Otaknya Hanya Rekayasa Cerita

“Menkes Budi Gunadi Sadikin ini bilang bahwa untuk vaksinasi ini dia tidak percaya dengan data di Kemenkes,” kata Hersubeno Arief.

“Akhirnya dia memutuskan menggunakan data KPU, ini kelihatannya ada sama-sama ditusuk disuntik kan, kalau satunya vaksin, yang satunya tusuk suara,” lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, Rocky Gerung pun memberikan kesimpulannya bahwa Menkes sebelumnya ‘telah membohongi’ Presiden Jokowi.

Baca Juga: Jokowi dan Kerumunan NTT Ramai Diperbincangkan, Anggota DPR: Harusnya Jadi...

Hal itu, kata Rocky, lantaran sebelumnya Jokowi pernah mengatakan akan mampu mengatasi Covid-19 karena memakai data dari BIN. Namun, sekarang Menkes malah ingin memakai data dari KPU.

“Ini teater baru nih, karena pak Jokowi dulu dengan sangat yakin menganggap bahwa covid ini bisa diselesaikan karena, saya masih ingat dia sebutin, kita memakai data BIN, Badan Intelijen Negara,” ungkap Rocky Gerung.

“Di awal-awal itu yang disebutkan, ternyata sekarang menterinya justru mau pakai data KPU,” sambungnya.

Sebelumnya, Menkes Budi Gunadi mengaku akan menggunakan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk vaksinasi Covid-19. Sebab, KPU belum lama menggelar Pilkada 2020 dan punya data aktual.

Budi mengungkapkan, bahwa dirinya kapok menggunakan data dari Kementerian Kesehatan. Pasalnya, data Kemenkes tidak sesuai di lapangan.

“Jadi sekarang saya udah lihat by Kabupaten kota, nanti saya akan perbaiki strategi vaksinasinya. Datanya juga, supaya enggak salah, udah kapok. Saya enggak mau lagi pakai datanya kementerian kesehatan,” ujar Budi Gunadi dalam dialog ‘Vaksin & kita’ Komite Pemulihan Ekonomi & Transformasi Jabar beberapa waktu lalu.

“Saya ambil datanya KPU, KPU manual, itu kemrin baru banyak pemilihan, kayaknya itu yang paling current, ambil data KPU,” tambahnya.

Bagikan