Masuk

Sindir Massa Rizieq, Denny Siregar: Muncul Klaster Umat yang Polos

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar menyindir massa pendukung Habib Rizieq Shihab yang sempat memadati area Pengadilan Negeri Jakarta Timur saat sidang vonis eks pentolan FPI itu berlangsung.

Denny Siregar lewat cuitannya di Twitter, Jumat 25 Juni 2021, menilai massa Rizieq Shihab tersebut akan memunculkan klaster baru Covid-19.

Menurutnya, sejak pertama kali pandemi Covid-19 melanda tanah air muncul berbagai klaster seperti klaster perkantoran, keluarga dan pemudik.

Baca Juga: Denny Siregar Anggap Indonesia Bisa Ambyar Jika Anies Baswedan Jadi Pemimpin Negara

Namun yang terbarut, kata Denny, yakni muncul klaster massa pendukung Rizieq Shihab yang disebutnya klaster umat yang polos dan lugu.

“Pandemi ini sejak pertama datang memunculkan banyak klaster-klaster baru. Ada klaster kantor Kemudian klaster keluarga Lalu klaster pemudik Dan yang terakhir kemaren, klaster umat yang polos dan lugu,” cuit Denny Siregar.

Denny lewat cuitan sebelumnya juga menanggapi sebuah artikel pemberitaan berjudul ‘Puluhan Anak di Bawah Umur Dibayar Rp 150 Ribu untuk Nonton Sidang Habib Rizieq Shihab di PN Jaktim’ yang dimuat situs Kabartangsel.com.

Baca Juga: Heboh, Pernyataan Jokowi Seputar Pemimpin Rambut Putih, Denny Siregar: Bukan Ganjar, Bapak Rambutnya Hitam

Menanggapi pemberitaan tersebut, Denny Siregar pun mengaku baru mengetahui bahwa massa Rizieq Shihab yang disebutnya umat polos dan lugu itu ternyata dibayar Rp150 ribu.

“Ohh. Ternyata yang dimaksud ‘umat yang polos dan lugu’ itu bayarannya 150ribu ya,” tulisnya.

Dalam isi pemberitaan itu disebutkan bahwa polisi mengamankan puluhan anak di bawah umur saat sidang vonis Habib Rizieq Shihab terkait kasus tes usap RS Ummi Bogor.

“Berdasarkan keterangan salah satu petugas pengamanan puluhan anak-anak yang diamankan saat sidang Rizieq Shihab itu sempat istirahat di Masjid Al Barokah, Cawang, Jakarta Timur,” demikian isi narasi dalam pemberitaan yang dibagikan Denny Siregar tersebut.

Baca Juga: Jika Ganjar Pranowo Jadi Presiden, Denny Siregar Janji Berhenti Ngomong Politik

Mengutip isi pemberitaan itu, petugas juga mengatakan bahwa puluhan anak-anak diberi uang Rp150 ribu dari seseorang. Mereka juga mengaku hanya ingin menonton area sekitar PN Jaktim.