Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar menyindir Mantan Sekretaris Front Pembela Islam (FPI) Munarman soal kepemilikan senjata diduga milik laskar ormas yang telah dibubarkan pemerintah tersebut saat terjadinya insiden bentrokan dengan polisi.
Lewat cuitannya di Twitter, Sabtu 9 Januari 2021, Denny Siregar mengatakan bahwa nantinya Munarman akan melakukan pembelaan terkait hal itu dengan menyebut senjata tersebut bukanlah senjata benaran melainkan mainan anak-anak.
“Kita dengar nanti pembelaan Munarman. ‘Itu bukan senjata beneran ! Itu maenan anak-anak yang selalu dibawa laskar,” cuit Denny Siregar.
Menurutnya, senjata mainan tersebut dibawa laskar FPI karena mereka mempunyai jiwa kekanak-kanakan dan terkadang senang main tembak-tembakkan.
“Karena para laskar kami punya jiwa kanak-kanak yang gak pernah selesai, sehingga kadang mereka suka maen tembak-tembakkan di taman,” tuturnya.
- TP PKK Sulsel Gelar Peningkatan Kapasitas Kecakapan Memimpin dan Berkomunikasi
- Raker Komunitas Komisi F DPRD Sulsel Bahas Berita Hoaks
- Bupati Paris Yasir Hadiri Tasyakuran Raudhatul Qur'an DPD Wahda Islamiyah Jeneponto
- Telkomsel Salurkan Bansos dan Segera Pulihkan Jaringan di Aceh, Sumut dan Sumbar
- Trail Adventure South Sulawesi Series 2025, Ratusan Rider Honda CRF Jelajahi Jalur Ekstrem di Tengah Hujan Deras
Pada cuitannya itu, Denny Siregar juga membagikan link artikel pemberitaan berjudul “Komnas HAM: Usut Kepemilikan yang Diduga Digunakan Laskar FPI” yang dimuat situs Kompas.com pada Sabtu 9 Januari 2021.
Dalam isi artikel pemberitaan itu disebutkan bahwa Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengeluarkan sejumlah rekomendasi menyusul keluarnya hasil investigasi terkait tewasnya enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) di Km 50 Tol Jakarta-Cikampek (Japek), Karawang, Jawa Barat.
Salah satu rekomendasinya yakni pengusutan kepemilikan senjata yang diduga kepunyaan laskar FPI.
“Mengusut lebih lanjut kepemilikan senjata api yang diduga digunakan oleh laskar FPI,” ujar Komisioner Komnas HAM Mohammad Choirul Anam, Jumat 8 Januari 2021 dalam konferensi persnya.
Dalam artikel pemberitaan yang dibagikan Denny Siregar itu juga disebutkan bahwa pihak kepolisian mengungkap adanya senjata rakitan yang diduga digunakan FPI pada saat peristiwa tersebut terjadi.
Namun, tudingan polisi tersebut dibantah FPI. Menurut ormas yang telah dilarang pemerintah itu para anggotanya tidak dibekali senjata.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
