Sindir Patung Jokowi, Netizen Maemunah Azza: Berhalanya Kaum Bani Cebong

Sindir Patung Jokowi, Netizen Maemunah Azza: Berhalanya Kaum Bani Cebong

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Netizen pengguna media sosial, Maemunah Azza kembali mengunggah kicauan bernada sindiran terhadap Presiden Jokowi. Kali ini, ia menyindir patung Jokowi yang dibuat oleh warga Nusa Tenggara Timur (NTT).

Maemunah Azza lewat cuitannya di Twitter, Jumat 19 November 2021, menyebut patung Jokowi itu adalah berhala bagi kaum yang disebutnya dengan istilah ‘Bani Cebong’.

“Berhala nya kaum Bani cebong sekolam,” cuit netizen Maemunah_Azza.

Pada kicauannya itu, netizen tersebut juga membagikan sebuah poster yang memperlihatkan tampilan patung Jokowi itu.

“Beri Apresiasi, Ribuan Warga Arak Patung Jokowi Seberat 700 Kg ke Puncak Gunung,” demikian narasi yang tertulis dalam isi poster yang dimuat situs iNews tersebut.

Sindir Patung Jokowi, Netizen Maemunah Azza: Berhalanya Kaum Bani Cebong
Baca Juga

Sebelumnya, netizen Maemunah Azza juga membagikan sebuah gambar yang memperlihatkan foto wajah Presiden Jokowi dengan seekor anjing.

Dalam gambar itu, nampak sebuah foto wajah Presiden Jokowi di tengah jalan. Sementara di depan foto Jokowi tersebut, terlihat seekor anjing.

Adapun anjing yang tengah berdiri di depan foto wajah Jokowi itu tampak memeragakan pose seolah sedang buang air kecil.

Terkait gambar unggahannya tersebut, netizen Maemunah Azza pun menyinggung pegiat media sosial yang kerap memuji Presiden Jokowi yakni Chusnul Chotimah.

Ia mengatakan ke Chusnul Chotimah bahwa dirinya hanya ingin menyampaikan bahwa anjing dalam gambar itu pipis sembarangan di foto wajah Presiden Jokowi.

“Cuma mau ngasih tahu sama… ChusnulCh__, _LOVE_AG4EVER, SantorinisSun Itu ada anjing yang pipis sembarangan. Punya siapa itu, kalian tahu gak..??,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.