Sinergi PNM, Pegadaian Latih Warga Pilah Sampah Jadi Emas

Sinergi PNM, Pegadaian Latih Warga Pilah Sampah Jadi Emas

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini.id, Makassar – Pegadaian terus menggencarkan program CSR The Gadai Clean and Gold untuk mendorong masyarakat menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus mempersiapkan hari depan dengan menukar sampah dengan tabungan emas.

Kali ini, Pegadaian bersinergi dengan Permodalan Nasional Madani (PNM) yang menghadirkan 150 nasabah Mekaar Jalan Bitoa Raya, kelurahan Manggala, kecamatan Manggala, kota Makassar.

Para peserta diberikan pelatihan tentang proses daur ulang sawah sesuai dengan prinsip reduce, reuse, dan recycle.

Pada acara tersebut hadir Deputi Kementerian BUMN Bidang Infrastruktur Bisnis Hambra Samal, Direktur Bisnis PNM Abianti Riana, juga Direktur TI dan Digital Pegadaian Teguh Wahyono, Pinwil Pegadaian Makassar Alim Sutiono serta para pejabat lainnya.

Pada kesempatan itu Hambra Samal menyampaikan bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab semua warga masyarakat, bukan hanya pemerintah semata.

“Pemerintah telah mencanangkan Program Indonesia Bersih 2020 yang dilatarbelakangi oleh munculnya persoalan sampah. Keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh partisipasi masyarakat untuk meningkatkan perilaku sehat dan bersih lingkungan,” kata Hambra.

Selanjutnya Hambra mengatakan menyambut baik sinergi BUMN antara Pegadaian dengan PNM dalam menyediakan sarana dan prasarana yang menunjang pengelolaan sampah dengan pembangunan bank sampah di kota Makassar.

Sementara itu Direktur TI dan Digital PT Pegadaian (Persero) Teguh Wahyono menuturkan bahwa The Gade Clean and Gold merupakan program CSR yang bertema Pegadaian Bersih-bersih.

Program ini meliputi program bersih lingkungan (pro planet), bersih administrasi (pro profit) dan bersih hati (pro people).

“Program The Gade Clean and Gold ini dirancang untuk mengubah asumsi masyarakat bahwa sampah bukanlah sesuai yang tidak berharga. Sampah-sampah yang ada di sekitar kita dapat dipilah kemudian dibawa ke bank sampah untuk ditukar menjadi tabungan emas. Selain lingkungan sekitar menjadi bersih, tabungan emas yang dimiliki dapat dipergunakan untuk membiayai bermacam kebutuhan di masa mendatang,” terang Teguh.

Untuk meningkatkan saldo tabungan emas, masyarakat juga dapat melakukan penyetoran uang yang nilainya dikonversikan dengan berat emas sesuai harga pada saat transaksi. Pegadaian terus mengembangkan fitur produk ini sehingga nasabah dapat meningkatkan saldo tabungan (top up) melalui anjungan tunai mandiri (ATM), bahkan melalui aplikasi Pegadaian Digital yang dapat diunduh melalui aplikasi Playstore atau Appstore.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.