Singgung Isu PKI, PA 212: Komunis Tidak Akan Pernah Mati

Terkini.id, Jakarta – Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212, Aminudin ikut menanggapi soal isu PKI. Menurutnya, meskipun PKI telah bubar di Indonesia namun paham Komunis tidak akan pernah mati.

Petinggi PA 212 itu menilai, isu PKI yang menganut paham Komunis masih bisa bergulir di Indonesia.

Menurut Aminudin, hal itu tidak lepas dari sejarah kelam PKI dengan paham komunismenya pada 1948 dan 1965.

Baca Juga: Soal Holywings, Novel Bamukmin: Jakarta Ini Kota Religi dan Mayoritas...

“PKI sebagai organisasi memang telah bubar. Namun, sebagai paham yang laten, komunis tidak akan pernah mati,” ujar Aminudin, Jumat 1 Oktober 2021 seperti dikutip dari GenPI.

Ia pun menilai, kegagalan mengganti ideologi Pancasila bukan berarti menyelesaikan paham komunis.

Baca Juga: Ade Armando Minta Pernikahan Beda Agama Dilegalkan, PA 212: Otak...

Maka dari itu, Aminudin mengapresiasi pernyataan mantan Panglima Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo soal tudingan PKI menyasar institusi TNI.

“Beliau, kan, mantan Panglima TNI. Jadi, ucapan tersebut bisa saja terbukti oleh data dan argumentasi soal PKI di tubuh TNI,” tuturnya.

Oleh karena itu, menurut PA 212, pemerintah perlu menindaklanjuti dugaan isu Komunis di tubuh TNI yang dilontarkan Gatot Nurmantyo tersebut. Hal itu guna mencegah kebangkitan PKI di Indonesia.

Baca Juga: Ade Armando Minta Pernikahan Beda Agama Dilegalkan, PA 212: Otak...

“Jadi, apa pun paham yang ingin mengancam NKRI, kita harus siap mencegah itu kembali terjadi,” tegas Aminudin.

Diwartakan sebelumnya, Gatot Nurmantyo menilai bahwa peristiwa hilangnya patung tokoh penumpas G30S PKI di museum Kostrad menandakan bahwa TNI saat ini sudah disusupi Komunis.

“Maka saya katakan ini kemungkinan sudah ada penyusupan paham-paham kiri, paham-paham komunis di tubuh TNI,” ujarnya.

Bagikan