Terkini.id, Jakarta – Pakar telematika, Roy Suryo membongkar jejak digital Dirut TVRI Iman Brotoseno soal PKI sebelum dia menjabat sebagai pimpinan di televisi nasional tersebut.
Roy Suryo membongkar jejak digital masa lalu Dirut TVRI tersebut sebagai respons lantaran TVRI tak menayangkan film G30S PKI.
Lewat cuitannya di Twitter, Jumat 1 Oktober 2021, Roy Suryo awalnya mengaku heran menhapa lembaga penyiaran publik TVRI sebagai televisi nasional tidak menayangkan film yang bercerita soal sejarah penumpasan PKI tersebut.
Menurut Roy Suryo, seharusnya TVRI menayangkan film itu sebagai cerminan aspirasi masyarakat lantaran stasiun televisi nasional tersebut dibiayai oleh APBN yang berasal dari uang rakyat.
“LPP (Lembaga Penyiaran Publik) TVRI adalah TV Nasional yang dibeayai APBN alias dari Uang Rakyat, sehingga tayangan-tayangannya seharusnya mencerminkan Aspirasi Masyarakat,” cuit Roy Suryo.
- Nonaktifkan Akun Twitter, Dirut TVRI Iman Brotoseno Jawab Tudingan Framing Roy Suryo
- Soal Isu Playboy dan Cuitan Berbau Porno, Dirut TVRI: Tiap Orang Punya Masa Lalu
- Diserang Isu Playboy Hingga Cuitan Bokep, Ini Reaksi Dirut TVRI Iman Brotoseno
- Kisruh TVRI, Komite Penyelamat Minta Pemilihan Dirut Dihentikan
Lebih lanjut, Roy Suryo pun mengunggah sejumlah jejak digital masa lalu dari Iman Brotoseno soal PKI. Postingan lawas itu diunggah Iman pada 2018 silam sebelum menjabat sebagai Dirut TVRI.
“Tetapi bagaimana bisa, kalau Jejak digital Akun Dirutnya dulu isinya seperti ini & Sekarang malah ‘tutup mata & telinga? AMBYAR’,” ujar Roy Suryo.

Dilihat dari jejak digital lawas Iman Brotoseno yang diunggah Roy Suryo tersebut, tampak pria yang kini menjabat Dirut TVRI itu membagikan postingan soal PKI.
Dalam isi postingannya itu, Iman menyebut bahwa dirinya ingin berkisah tentang bagaimana pemberitaan hoax dipakai sebagai penghancuran Gerwani.
“Jadi ingin berkisah tentang bagaimana berita hoaks dipakai sebagai penghancuran Gerwani,” demikian narasi postingan Iman Brotoseno.
Selanjutnya, dalam jejak digital Iman Brotoseno sebelum menjabat Dirut TVRI yang dibagikan Roy Suryo itu Iman menyebut tentara memakai penyiaran berita hoax sebagai metode penghancuran PKI.
“Berita hoax bukan monopoli seperti sekarang. Sebagai alat komunikasi, tentara memakai penyiaran berita hoax sebagai metode penghancuran PKI. Terbukti manjur, akhirnya rakyat terprovokasi untuk ikut memburu komunis dengan masivnya pemberitaan hoax secara terstruktur dan konsisten,” tulisnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
