Singgung Keras Aksi Demo Bela UAS, Warganet: Memalukan Indonesia!

Terkini.id, Jakarta – Buntut dari Singapura mendeportasi Ustadz Abdul Somad alias UAS, kini sebagian masyarakat muslim Indonesia yang pro UAS melakukan aksi demo bela UAS.

Aksi unjuk rasa dilakukan para pendemo itu di depan gedung kedutaan Singapura, aksi demo bela UAS itu dilaksanakan pada Jum’at siang.

Aksi demo bela UAS dilakukan para pendemo setelah Singapura menyampaikan alasan mereka menolak kedatangan UAS ke Singapura.

Baca Juga: Musni Umar: UAS kalau ke Berbagai Daerah Disambut Bagaikan Presiden

Sebagaimana diwartakan, bahwa UAS dituding kerap menyampaikan ceramah yang ekstrimis, sehingga Singapura menolak kedatangan UAS ke negaranya.

Dikabarkan bahwa para pendemo menuntut Singapura melakukan klarifikasi atas keputusannya mendeportasi UAS, serta meminta maaf atas tindakkannya tersebut.

Baca Juga: Mahathir Nyatakan Kepulauan Riau dan Singapura Milik Malaysia, Netizen: Provokasi...

“Tidak dengan hanya sekedar bahasa, ucapan ataupun kata-kata yang sebenarnya mereka sebagai ustadz adalah amar ma’ruf nahyi mungkar,” ujar salah satu pendemo di depan wartawan, sebagaimana dilansir dari Komopas TV, pada Sabtu, 21 Mei 2022.

Dikabarkan bahwa Aksi demo bela UAS juga dilakukan beberapa pendemo lainnya di depan kantor Konjen Singapura, kota Medan pada hari yang sama yaitu Jum’at siang.

Dikabarkan bahwa massa pendemo itu merupakan Aliansi Sumut Bela Ulama, mereka menilai tindakkan Singapura yang menolak kedatangan Ustadz Abdul Somad merupakan tindakan yang tidak menyenangkan.

Baca Juga: Mahathir Nyatakan Kepulauan Riau dan Singapura Milik Malaysia, Netizen: Provokasi...

Aksi demo bela UAS itu dikabarkan di beberapa media TV sampai platfrom media sosial seperti youtube, twitter dan lain-lainnya.

Kemudian, aksi demo bela UAS itu berhasil menuai perhatian warganet. Banyak warganet yang menyayangkan aksi demo bela UAS.

Salah satu warganet dengan akun bernama Frids A Bengngu, menuliskan kritikan untuk para pendemo itu.

Komentar netizen (youtube Kompas TV)

“Bayangkan saja bos, negara orang lain pun dipaksa-paksa harus ikuti keinginan mereka yang sangat memalukan Indonesia…!!!,” tulis sang netizen dalam kolom komentar youtube Kompas TV.

Bagikan