Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohamad Guntur Romli mengomentari soal kasus anjing yang mati di Aceh setelah dipindahkan dengan dalih permintaan warga dan wisata halal.
Guntur Romli menyinggung bahwa cara haram seharusnya tak digunakan untuk menegakkan sesuatu yang disebut “halal”.
“Anjingnya ada yang punya (owner), tidak galak, tidak ganggu wisatawan, tapi disingkirkan, dipaksa sampe mati,” katanya melalui akun Twitter @GunRomli pada Sabtu, 13 Oktober 2021.
“Atas nama wisata halal? Halal kok pake cara haram!” sambungnya.
Sebagaiman diketahui, sebelumnya viral foto, video, dan narasi soal anjing yang dipindahkan dari Pulau Banyak ke daratan Aceh Singkil dengan dalih wisata halal.
Anjing itu meninggal saat dipindahkan oleh Satpol PP sehingga mengundang banyak kritikan dari netizen dan berbagai pihak.
Adapun pihak Satpol PP telah menjelaskan sisi mereka atas kejadian yang diduga termasuk penyiksaan terhadap anjing itu.
Kasatpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Aceh Singkil, Ahmad Yani mengatakan bahwa anjing itu diikat dengan rantai dan dimasukkan ke kerangjang kol saat dievakuasi.
“Keranjang itu diikat biar nggak pecah,” katanya saat dimintai konfirmasi pada Sabtu, 23 Oktober 2021, dilansir dari Detik News.
Kasatpol juga menepis narasi dari salah satu akun Twitter yang menyebutkan bahwa mulut anjing itu diikat.
“Kalau memang diikat mulutnya, dari sana sudah mati. Itu pembunuhan namanya. Nggak ada kita ikat mulutnya, siapa pula yang berani pegang anjing itu. Yang berani itu kan tuannya,” ujarnya.
Ahmad juga menjelaskan bahwa proses penangkapan anjing itu disaksikan oleh pengelola resort.
Menurutnya, anjing tersebut dievakuasi ke daratan Singkil untuk diserahkan kembali ke pemiliknya.
“Sampai ke kantor, anjingnya sudah mati. Kemudian kita lapor ke Sekda dan anjingnya kita kuburkan,” jelasnya.
Ahmad mengatakan, sebenarnya ada dua anjing pemilik resor yang dievakuasi; satu anjing betina hidup dan sempat dipelihara di kantor Satpol PP sebelum akhirnya diambil pemilik.
“Anjing betina kita pelihara, kita kasih makan telur dan nasi. Itu anggota yang rawat dan sudah kita serahkan ke pemiliknya,” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
