Terkini.id, Jakarta – Pengamat politik, Rocky Gerung menanggapi soal Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau akrab disapa Risma menemukan pengemis di kawasan Jalan Thamrin saat melakukan blusukan.
Rocky Gerung menilai secara logika tak mungkin ada pengemis di Jalan Thamrin. Pasalnya, wilayah tersebut masuk karpet merah atau zona diplomatic society.
Hal itu pun, kata Rocky, sudah ditahu persis oleh Dinas Sosial DKI Jakarta.
“Itu dinas sosial tau persis itu, karena itu daerah karpet merat, untuk diplomatic society, dari segi logika aja enggak mungkin terjadi,” kata Rocky Gerung lewat tayangan videonya di kanal Youtube, Kamis 7 Januari 2021 seperti dikutip dari Tribunnews.com.
Selain itu, ia mengatakan bahwa pengemis adanya pada malam hari dan di perempatan strategis bukannya di Jalan Thamrin.
- Wali Kota Munafri Bersama Wamenbud RI Bahas Event Nasional KMI 2026 Dipusatkan di Makassar
- Beredar Seruan Aksi Dukungan untuk JK,KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri
- Gelar Aksi Ujuk Rasa, NasDem Sulsel Tolak Narasi Pemberitaan yang Dinilai Menyesatkan
- Macawa Fest 2026 Tawarkan Pengalaman Event Berstandar Global
- Syuting di Makassar, "Akal Imitasi" Tampilkan Kritik terhadap Teknologi Pendidikan
“Enggak ada pengemis di Jalan Thamrin, semua orang Jakarta ngerti itu, pengemis itu pasti adanya di malam hari di perempatan strategis,” ungkapnya.
Lantaran hal itu, kata Rocky, masyarakat pastinya akan menganggap Risma hanya melakukan pencitraan karena mengaku telah menemukan pengemis di Jalan Thamrin.
Menurutnya, anggapan tersebut adalah konsekuensi yang harus diterima Risma lantaran aksi blusukannya itu.
“Karena enggak mungkin, maka orang menganggap Risma sekarang punya pasukan pencitraan, jadi itu konsekuensi dugaan orang,” tutur Rocky.
Rocky pun memperingatkan Risma agar berhati-hati melakukan aksi blusukannya. Menurutnya, lebih baik Mensos bekerja di kantor saja.
“Hati-hati bu Risma, harusnya tinggal di kantor,” ucapnya.
Dibanding blusukan, Rocky Gerung lebih menyarankan Risma agar memonitoring jajarannya dan memastikan tidak ada oknum pejabat yang korupsi dana bantuan sosial atau Bansos.
“Pastikan bahwa enggak ada ‘pengemis’ bansos yang berpura-pura untuk jadi volunteer, lalu korupsi uang bansos,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
