Soal Ucapan ‘Selamat Natal’ bagi Muslim ke Kristen, Quraish Shihab: Tidak Ada Masalah, Sebenarnya Bagus!

Soal Ucapan ‘Selamat Natal’ bagi Muslim ke Kristen, Quraish Shihab: Tidak Ada Masalah, Sebenarnya Bagus!

FR
R
Fitrianna R
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Memasuki bulan Desember, tentu saja identik dengan hari Natal yang akan jatuh pada tanggal 25 mendatang.

Nah, seiring dengan hal tersebut, rupanya publik kembali ramai memperbincangkan soal larangan ucapan ‘Selamat Natal’ bagi umat Muslim ke umat Kristiani.

Nah, berkaitan dengan hal itu, cendekiawan Muslim Indonesia, Prof Dr. Muhammad Quraish Shihab, pun melurusan larangan ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru.

Menurut Quraish Shihab, ucapan selamat Natal bagi umat Katolik dan Kristen sebenarnya sudah diatur di dalam Kitab Suci Al-Qur’an sehingga baginya tak masalah, bahkan sebenarnya bagus.

“Umat Islam tidak dilarang mengucapkan Selamat Natal kepada umat non Islam,” ujar Quraish Shihab dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @panritaid, dikutip terkini.id via Suarapemredkalbar pada Rabu, 15 Desember 2021.

Quraish Shihab mengatakan, perdebatan haram dan bolehnya mengucapkan selama natal hanya terdapat di Indonesia dan Malaysia. Padahal, negara-negara di Arab tidak mempersoalkan itu.

“Ini sebenarnya pertanyaan atau problem yang hanya ada di Indonesia atau di Malaysia dan sekitar kita. Kalau di Timur Tengah tidak ada itu.”

Menurut Quraish Shihab, perayaan dan ucapan Natal bukan saja boleh atau tidak boleh, tetapi malah bagus dilakukan.

“Bahkan kita tidak bisa berkata boleh atau tidak, tetapi sebenarnya bagus. Bagus kita ikut bergembira dengan kegembiraan siapa pun.”

Quraish Shihab mengatakan, Islam mengajarkan untuk berlaku baik antarsesama meskipun yang bersangkutan bukan seagama.

“Karena pada prinsipnya dalam ajaran agama, siapa pun orang itu, hanya ada dua, dia bisa jadi seagama dengan Anda. Kalau tidak seagama, maka dia satu dalam kkemanusiaan” terangnya.

“Mereka, non-Muslim, ketika bergembira, mari kita ikut bergembira. Ketika bersedih, mari kita ikut berbelasungkawa.”

Menurut Quraish Shihab, Islam dan Kristen mengagungkan Nabi Isa. Maka dari itu, wajar jika sama-sama bergembira atas kelahirannya.

“Kehadirannya membawa ajaran dari sumber yang sama di mana Nabi Muhammad menerimanya,” tutur Quraish Shihab.

“Membawa ajaran kasih, ajaran perdamaian, sehingga kita sambut kehadiran dengan mengucapkan selamat hari kelahiran.”

Quraish Shihab mengatakan bahwa sebenarnya dalam Alquran ada ucapan selamat Natal untuk Nabi Isa.

“Itu ada di dalam Alquran. Dalam Alquran itu orang yang pertama mengucapkan selamat Natal adalah Nabi Isa. Wassalamun ‘alaiyaumauilitu, salam sejahtera untuk-ku, pada hari kelahiran-ku. Jadi, tidak ada masalah sebenarnya,” tandas Quraish Shihab.

Nah, bagaimana menurutmu?

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.