Soal Vaksin, Ma’ruf Amin: Boleh Digunakan Meski Belum Berlabel Halal

Terkini.id, Jakarta – Wapres RI Ma’ruf Amin mengungkapkan bahwa vaksin yang belum berlabel halal bisa digunakan masyarakat. Namun dengan syarat, harus mendapatkan ketetapan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Andai kata suatu ketika itu ternyata belum ada yang halal, maka bisa digunakan walau tidak halal secara darurat tetapi dengan penetapan oleh lembaga,” ujar Wapres Ma’ruf, Jumat 16 Oktober 2020 seperti dikutip dari suaracom – jaringan terkini.id.

“Boleh digunakan karena keadaannya darurat, itu harus ada ketetapan yang dikeluarkan oleh MUI,” sambungnya.

Baca Juga: Soroti Video Maruf Amin Sebut Dana Haji untuk Infrastruktur, Rizal...

Ma’ruf memberi contoh ketika vaksin meningitis pada 2010 tersedia di Indonesia belum mendapatkan sertifikasi halal.

Ketika itu, kata Wapres, MUI menetapkan keputusan haram terhadap vaksin meningitis buatan Glaxo Smith Kline dari Belgia.

Baca Juga: Video Lawas Jokowi-Maruf Amin Bicara Dana Haji dan Pembangunan Insfratruktur...

“Seperti (vaksin) meningitis itu ternyata belum ada yang halal, tetapi kalau itu tidak ada atau kalau tidak digunakan vaksin akan timbul kebahayaan akan timbulkan penyakit berkepanjangan, maka bisa digunakan secara darurat,” ujarnya.

Adapun terkait vaksin Covid-19, jika nantinya dilakukan sertifikasi oleh MUI dan dinyatakan halal, maka hal itu tidak akan menimbulkan persoalan.

“Kalau soal kehalalan itu, apabila itu halal itu tidak akan menjadi masalah, tetapi harus ada sertifikatnya oleh lembaga yang memiliki otoritas dalam hal ini MUI,” ujar Wapres.

Baca Juga: 3 Orang Meninggal Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca, Menkes: Masih Kita...

Diketahui, tim dari MUI akan ikut bersama tim dari Pemerintah ke China untuk melakukan audit kehalalan vaksin Covid-19 buatan Sinovac.

Rencana keterlibatan tim dari MUI tersebut sudah disampaikan Wakil Presiden Maruf Amin kepada Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, selaku koordinator penanganan Covid-19 di Indonesia.

Bagikan