Terkini, Makassar – Keluarga besar Grab Indonesia berduka mendalam setelah dua mitra pengemudi, ikut menjadi korban dalam insiden kerusuhan di Makassar pada Jumat 29 Agustus 2025 lalu. Satu mitra grab, yakni Rusdamdiansyah alias Dandi, meninggal dunia dalam kerusuhan tersebut.
Selain itu, Budi Haryadi anggota Satpol PP yang juga Mitra Pengemudi Grab, ikut menjadi korban kebakaran Kantor DPRD Makassar, hingga membuatnya harus dirawat di Rumah Sakit Primaya karena kritis.
Perwakilan Grab, melayat ke rumah keluarga Rusdamsiansyah dan ziarah ke pemakaman Dandi pada pada Sabtu 29 Agustus, lalu menjenguk Budi yang sedang dirawat di Rumah Sakit pada 31 Agustus 2025.
“Kami memberi support supaya Budi bisa pulih, dan memberi dukungan moral kepada keluarga. Kami juga pastikan Pak Budi mendapatkan perawatan terbaik dan kami pastikan didampingi tim Grab,” ungkap Halim Wijaya, Director of East Operations, Grab Indonesia, saat ditemui usai menjenguk Budi di Rumah Sakit Primaya, Minggu 31 Agustus 2025.
Menurut dia, setiap mitra itu tentu saja adalah bagian dari keluarga besar Grab. “Kita pastikan tidak ada mitra yang sendirian ketika menghadapi musibah, itu juga alasan saya datang dari Jakarta ke sini, dengan agenda utama menemui keluarga mitra,” ungkapnya.
- Ferdinand Sinaga Perkuat Dokter Koboi FC, Siap Jadi Kuda Hitam di Wali Kota Makassar Cup 2026
- Harga Pupuk Subsidi di Bone Tembus Rp110 Ribu, DPRD Sulsel Soroti Dugaan Permainan Distribusi
- Stadion Ganggawa Kembali Bergairah, Bupati Syaharuddin Alrif Resmi Buka Sidrap Cup 2026
- Pupuk Indonesia, Penyuluh dan Petani Klarifikasi Pemberitaan Soal HET dan Penjualan Paket di Bone
- Makassar Virtual Run Dorong Gaya Hidup Sehat dan Partisipasi Warga Mengawasi Kota
Selain memberi support dan memastikan pelayanan kesehatan, Grab juga memberi santunan untuk meringankan beban keluarga Budi.
Grab Indonesia hadir bukan hanya sebagai perusahaan, tetapi sebagai bagian dari perjuangan Mitra Pengemudi.
Halim mengungkapkan, Grab berdiri bersama seluruh mitra untuk memastikan keadilan ditegakkan dan hak-hak mereka terlindungi. Karena itu, Grab menyiapkan berbagai bentuk pendampingan, termasuk pendampingan hukum apabila dibutuhkan, maupun dukungan lain agar mitra mendapatkan perlindungan nyata.
Dalam mendukung proses hukum, Grab juga menjalin komunikasi dan kerja sama dengan aparat penegak hukum. Grab menghormati proses investigasi yang sedang berlangsung dan siap memberikan dukungan sesuai kewenangan. Sinergi antara mitra, perusahaan, dan otoritas hukum adalah langkah penting untuk memastikan perlindungan dan rasa keadilan bagi semua pihak.
“Kami berterima kasih atas doa, perhatian, dan solidaritas dari seluruh mitra serta masyarakat Makassar. Kami berharap keluarga almarhum Rusdamdiansyah dan mitra lain yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan. Kami juga mendoakan saudara Umar yang sedang dirawat di RS Pelni dan saudara Aji di RSUD Tarakan agar segera pulih dan kembali berkumpul dengan keluarga,” tutup Halim.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
