Sosok Ini Bongkar Perempuan yang Memarkir Alphard, Juga Ungkap Alasan Korban Subang Pakaiannya Dilucuti

Terkini.id, Jakarta – Belum lama ini sosok ‘Nyai’ dalam penglihatan gaib membongkar perempuan yang memarkir mobil Alphard di TKP Subang.

Tak hanya itu, ia juga membeberkan alasan mengapa pelaku memilih melelucuti pakaian yang dikenakan korban.

Nah, berdasarkan penglihatan gaib, ternyata yang memarkir mobil Alphard diduga adalah sang istri muda dari Yosef, suami sekaligus ayah korban (suami Tuti dan ayah Amalia).

Baca Juga: Fakta Baru Pembunuhan Subang, Istri Muda Suami Korban Beri Pengakuan

Kali ini agak sedikit berbeda, sebelumnya wawancara dengan jin qorin yang mendampingi kedua korban.

Dalam video tersebut, tim Madura Ghoib menampilkan sosok gaib yang dipanggil ‘Nyai’ dan kemudian menceritakan kasus pembunuhan Tuti Amel.

Tim Madura Ghoib lantas menunjukkan foto kedua korban pembunuhan Subang dengan sosok sakti ‘Nyai’.

Begitu melihat foto kedua korban, sosok ‘Nyai’ langsung membocorkan informasi lewat penglihatan.

Selanjutnya, mereka menanyakan apakah ada orang lain yang terlibat dalam pembunuhan tersebut.

“Dipukul ayahnya. Sama teman ayahnya. Iya, jahat ayahnya. Senang-senang sama istri satunya, istri tuanya dibunuh,” tutur sosok ‘Nyai’ tersebut, dikutip terkini.id dari Kabarbesuki pada Kamis, 16 September 2021.

Tak berhenti di situ, tim kemudian menanyakan di mana posisi sebenarnya ketiga ponsel Amel yang hilang.

Sosok ‘Nyai’ tersebut membeberkan informasi bahwa tiga HP Amel dijatuhkan di area dengan petunjuk ‘air panjang’.

Menurut sosok ‘Nyai’, sosok ‘ayah’ yang mengeksekusi kedua korban dengan bantuan ‘teman’nya diduga sang istri muda.

Tim Madura pun semakin penasaran soal alasan mengapa si pelaku pembunuhan tersebut melepas baju dari korban.

Menurut penuturan sosok ‘Nyai’ itu, pelaku melepas baju korban dengan tujuan untuk menghilangkan bukti.

Tak hanya itu, Tim Madura Ghoib juga menanyakan soal siapakah yang berperan andil pada mobil Alphard di sana.

“Istri mudanya yang nyopir,” jawab Nyai.

Bagaimanapun, informasi ini hanya penerawangan semata. Pembaca boleh percaya atau tidak. Sebaiknya, mari kita tunggu saja pihak kepolisian mengungkap kebenarannya.

Bagikan