Tak hanya aspek bahasa, dikatakan Andrew bahwa kerjasama ini juga akan menghasilkan berbagai program budaya Tiongkok, serta perayaan-perayaan khas.
“Ini semua bertujuan untuk membentuk siswa yang bukan hanya cakap secara akademik, tetapi juga kaya akan perspektif global dan nilai toleransi lintas budaya,” imbuhnya.
“Kami percaya, di tengah dunia yang semakin terhubung ini, kemitraan seperti ini bukan hanya relevan, tetapi sangat penting. Anak-anak kita akan tumbuh dalam lingkungan yang menuntut kemampuan antarbudaya, dan hari ini, kita sedang menanam benih ke arah masa depan itu,”urainya.
Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Institute, Pusat Bahasa Mandarin Universitas Hasanuddin dan Nanchang University atas kepercayaan dan kolaborasinya.
“Semoga kemitraan ini menjadi langkah awal dari perjalanan panjang yang bermakna dan saling memperkaya. Mari kita jaga kerja sama ini dengan komunikasi terbuka, semangat belajar bersama, dan komitmen untuk terus berkembang,” tandasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
