“Dengan tambahan pasokan yang sudah dilakukan, kondisi antrean yang masih terjadi tentu menjadi perhatian serius dan perlu dicermati bersama. Kami mengajak seluruh stakeholder, baik pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum, untuk bersama-sama mengawal distribusi energi agar tetap tepat sasaran.
Di sisi lain, kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan panic buying, serta menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan,” tambahnya.
Pertamina juga menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan distribusi di lapangan serta mengantisipasi adanya oknum yang mencoba memanfaatkan situasi distribusi BBM saat ini.
Sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat, Pertamina membuka layanan pengaduan apabila terdapat keluhan terkait distribusi BBM maupun indikasi penyalahgunaan.
Masyarakat dapat menghubungi Call Center Pertamina di nomor 135 untuk mendapatkan informasi maupun menyampaikan laporan yang akan segera ditindaklanjuti.
- Kelolaan Emas BSI Regional Makassar Tembus 163 Kilogram, Berat Transformasi Digital Bulion Bank
- Beasiswa Kalla 2026 Resmi Dibuka, Dukung Generasi Muda Indonesia dan Berdaya
- Dian Ayu Pratiwi Satria, Hadir di Tengah Warga Kalimporo, Reses Jadi Jembatan Aspirasi Nyata
- Lion Group Hadirkan Promo Cashback hingga Umrah lewat Event BookCabin Travel Fair
- Lewat Inovasi Digital, BNI Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Ekspor
Dengan sinergi seluruh pihak, Pertamina berharap distribusi energi kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal, antrean di SPBU dapat segera terurai, dan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi dengan baik
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
