Sudah Divaksin? Efek Samping Sinovac Disebut Bikin Susah Ereksi, Bener Gak nih?

Sudah Divaksin? Efek Samping Sinovac Disebut Bikin Susah Ereksi, Bener Gak nih?

FR
Fitrianna R

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Belakangan ini, kabar terkait efek samping vaksin Sinovac yang disebut membuat pengguna pria susah ereksi tersebar luas di media sosial.

Dalam narasi yang beredar, hal tersebut mulai terungkap usai penyuntikan vaksin kedua di mana katanya alat kelamin pria mengalami masalah.

“Saya juga mengalaminya. Vaksin pertama aman. Pas vaksin kedua baru kelamin saya enggak bisa ng—ng. Kirain bukan efek dari vaksin,” tulis tangkapan layar yang beredar di Instagram, dikutip terkini.id dari Poskota pada Senin, 12 Juli 2021.

Akun yang sama juga beberapa kali membagikan tangkapan layar komentar atau percakapan netizen dengan masalah serupa dengannya.

Namun, Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), yakni Hinky Hindra Irawan, membantah tegas hal tersebut.

Baca Juga

Menurutnya, sejauh ini tidak ada laporan dari efek samping mengenai disfungsi ereksi yang disebabkan vaksin Sinovac.

“Tidak ada laporan gangguan ereksi yang masuk ke Komnas KIPI sampai hari ini,” jelas Hinky.

Senada dengan Hinky, Ahli Bedah Urologi sekaligus Ketua Ikatan Ahli Urologi Indonesia, Akmal Taher, juga mengatakan bahwa kandungan dalam vaksin Covid-19 Sinovac tidak berhubungan dengan organ reproduksi.

“Semua, kan, memang harus dicatat, dibuktikan, apa memang saling berhubungan, apa sakit karena vaksin. Orang bisa sakit setelah divaksin, tapi bukan karena vaksinnya,” tuturnya.

Sementara itu, terkait disfungsi ereksi, ternyata hal tersebut bisa disebabkan oleh berbagai hal.

Di antaranya, yaitu karena faktor usia, berat badan berlebih, hipertensi, hingga gangguan psikis.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.