Terkini.id, Jakarta – Sulitnya kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang terungkap membuat publik semakin tak sabar dan terus bertanya-tanya.
Hal itu tentu saja lantaran polisi pun hingga saat ini masih belum membuka sosok pembunuh Tuti dan Amel.
Salah satu alasan mendasar, yaitu karena sidik jari dari pelaku pembunuhan tersebut disebut sulit untuk terdekteksi.
Oleh karena itu, seorang kriminolog Universitas Indonesia, Adrianus Meliala, menduga adanya ritual khusus yang sengaja dilakukan pelaku pembunuh Tuti dan Amel dengan cara dimandikan.
Dilansir terkini.id dari tayangan di kanal YouTube Miftah’s TV via Kabarbesuki pada Selasa, 7 September 2021, ritual tersebut dimaksudkan untuk menghilangkan seluruh sidik jari yang menempel pada jenazah kedua korban.
- Kasus Subang Lama Terungkap, Kini Kejanggalan Mulai Terkuak, Ada Oknum Polisi Terlibat? Danu Sempat Foto Sosoknya
- Sopir Angkot 'Kunci' Baru Subang? Sempat Marahi Pengemudi Alphard yang Diduga Yosef, Saksi: Kaca Terbuka Setengah
- Ahli Gaib Ungkap Pelaku Subang, Sebut Lokasinya di Jawa Barat dan Bukan Keluarga tapi Kenal Korban
- Takut Yosef Dibui, Istri Muda Nangis Memohon ke Publik: Nanti Gak Ada yang Nafkahin Saya, Anak, dan Saudara
- Dari Puntung Rokok hingga Digigit Anjing Pelacak Dua Kali, Dugaan Pembunuhan Subang Mengarah ke Danu?
Menurut Adrianus, pelaku memang mempunyai banyak waktu berjam-jam untuk untuk melakukan hal tersebut sehingga kini pun kasusnya menjadi sulit untuk diungkap.
Pelaku juga disebutkan merupakan orang yang hafal dengan seluk-beluk rumah korban lantaran begitu lihai memandikan jenazah sebelum dimasukkan ke mobil Alphard.
Kini, lebih dari dua pekan berlalu. Namun, kematian ibu dan anak, Tuti Suhartini (55) dan Amelia Mustika Ratu (23) masih menyisakan tanda tanya besar.
Sebagai informasi, penemuan kedua jenazah malang tersebut, yaitu dalam mobil Alphard di rumah mereka di kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, pada hari Rabu, 18 Agustus 2021 lalu.
Sudah puluhan saksi diperiksa, juga penggunaan teknologi digital hingga anjing pelacak telah diturunkan guna mengungkap pelaku pembunuhan tersebut, maka dari itu mari kita tunggu saja bagaimana hasil akhirnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
