Terkini.id, Jakarta -- Abdillah Toha, Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), memberikan tanggapannya terkait sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika menghadap Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat Rakernas ke-2 di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan Selasa 21 Juni 2022.
Terkini.id, Jakarta – Pemerhati sosial dan politik, Abdillah Toha mengomentari video Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang nampak menghadap ke Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Abdillah Toha selaku pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) memberikan tanggapannya soal tindakan yang dilakukan oleh Ketua Umum PAN saat ini, Zulkifli Hasan.
Pengamat politik,Abdillah Toha menyindir KPK setelah memamerkan rompi birunya. Ia salut atas kreativitas KPK, dan Ia membandingkan dengan negara lain yangmencegah korupsi dengan memperbaiki sistem pengawasan dan menghukum berat koruptor.
Salah satu pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Abdillah Toha memberikan sindirannya terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pengadaan rompi baru yang diluncurkan untuk memberantas korupsi di Indonesia.
Abdillah Toha selaku salah satu pendiri partai Partai Amanat Nasional (PAN) memberikan komentarnya terkait Sandiaga Uno yang memuji bahwa Ustadz Abdul Somad (UAS) adalah ulama besar.
Abdillah Toha selaku Tokoh Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) memberikan pernyataannya mengenai para pendukung Ustadz Abdul Somad (UAS) yang melakukan unjuk rasa di depan gedung kedutaan besar Singapura.
Terkini.id, Jakarta – Abdillah Toha selaku tokoh pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) memberikan tanggapan soal aksi demo yang dilakukan oleh Pertahanan Ideologi Serikat Islam (Perisai) yang menuntut permintaan maaf kepada Ustadz Abdul Somad (UAS) di depan Kedubes Singapura.
Terkini.id, Jakarta -- Pengamat sosial dan politik, Abdillah Toha melontarkan sindiran pedas kepada pendakwah, Ustaz Khalid Basalamah yang menyebut Islam disebarkan dengan perang.
Terkini.id, Jakarta – Pengamat sosial dan politik, Abdillah Toha menyoroti bahwa sebagian ibu-ibu yang rajin mengikuti pengajian malah menjadi galak, agresif, dan menakutkan.