Calon Bupati Soppeng nomor urut 1, Andi Mapparemma, menuduh sejumlah aparat desa di Soppeng memanfaatkan data Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk menekan penerima manfaat demi kepentingan politik.Hal ini diungkapkan Andi Mapparemma saat debat pertama calon Bupati dan Wakil Bupati Soppeng di Hotel Novotel, Jumat (8/11/2024)."DTKS ini sering dijadikan sebagai alat politik oleh aparat desa untuk menekan penerima agar mengikuti kemauan mereka," ujar Andi Mapparemma.Andi Mapparemma menilai kondisi saat ini penuh dengan intimidasi terhadap masyarakat.
Dalam rangka memberikan perlindungan kerja bagi pegawai non Aparatur Sipil Negera (ASN) atau honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa. Pemerintah setempat menjalani kerjasama
Keterbatasan jaringan telekomunikasi membuat sejumlah aparat di perdesaan kerap kesulitan ketika ingin melakukan rapat secara online.Kepala dan Sekretaris Desa, serta BPD Desa Wolo Klibang, Kecamatan Adonara Barat, Flores Timur, NTT, misalnya terpaksa memanjat pohon untuk mencari jaringan internet agar bisa mengikuti rapat virtual dengan Bupati Flores Timur, Jumat 8 Mei 2020.Kepala Desa Wolo Klibang, Anselmus Sili mengungkapkan, awalnya bersama sekretaris dan anggota BPD Desa Wolo Klibang dijadwalkan mengikuti rapat virtual dengan Bupati Flores Timur, Jumat.Rapat itu membahas koordinasi penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Flores Timur.Akan tetapi, lantaran di desanya belum terhubung dengan internet, mereka pun terpaksa memanjat pohon di salah satu lokasi yang letaknya 1 kilometer dari Desa Klibang untuk mendapatkan sinyal."Mau bagaimana, kalau tidak naik, berarti tidak bisa terkoneksi dengan internet