Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi seluruh korban pesawat ATR 42-500 nomor registrasi PK-THT milik perusahaan penerbangan Indonesia Air Transport (AIT) yang mengalami kecelakaan di pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Ahad 24 Januari 2026.
Tujuh hari lamanya, tim SAR gabungan melakukan Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) kecelakaan pesawat ATR 42-500 jatuh di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan pada Sabtu, 17 Januari 2026
Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT rute Yogyakarta--Makassar memasuki hari ketujuh dan terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, menyampaikan bahwa berdasarkan laporan terkini dari tim SAR gabungan
Jatuhnya pesawat Indonesia Air Transport (IAT) ATR 42-500 di pegunungan Bulusaraung Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan pada Sabtu 17 Januari 2026 siang menjadi duka mendalam untuk keluarga dan masyarakat Indonesia.
Kotak hitam atau black box pesawat Indonesia Air Transport PK-THT ATR 42-500 yang jatuh di Pegunungan Bulusaraung Sulawesi Selatan, ditemukan pada Rabu 21 Januari 2026.
Tim SAR gabungan terus berjibaku melakukan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kecelakaan maskapai Indonesia Air Transport ATR 42-500 rute Yogyakarta--Makassar yang jatuh di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan pada 17 Januari 2026 lalu.