Kumpulan Berita hoax penculikan anak Terkini Hari ini

NEWS 17 Jan 2020 , 15:49

Posting Isu Hoax Penculikan Anak, 6 Warga Kupang Ditangkap Polisi

Postingan tentang isu penculikan anak membuat geger banyak warga di Kupang, Nusa Tenggara Timur.Isu penculikan anak itu membuat warga resah, hingga banyak anak-anak yang takut ke sekolah.Aparat Unit Buru Sergap (Buser) Sat Reskrim Polres Kupang Kota pun mengamankan sejumlah warga Kota Kupang, yang menyebar kabar tidak benar tersebut, pada Kamis 16 Januari 2020.Sejumlah warga Kota Kupang ini menggunakan media sosial (medsos) karena memposting berita mengenai informasi penculikan anak di Kota Kupang yang diketahui merupakan berita hoax.Beberapa warga tersebut dijemput polisi di rumah masing-masing oleh anggota Buser Polres Kupang Kota dan sebagian lainnya diantar kerabatnya.Mereka kemudian diperiksa penyidik unit tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Sat Reskrim Polres Kupang Kota.Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana P Tarung Binti, SIK menemui enam orang warga yang memposting informasi yang tidak benar.Diantara mereka yang diamankan ada P (63), H (37), I (27), F (25), J (23) dan M (33).Profesi yang digeluti masing-masing warga ini bervariasi, mulai dari ibu rumah tangga, mahasiswa dan pekerja swasta dan mengakui kalau postingan mereka di media sosial baik foto, informasi dan video didapat dari pihak lain kemudian langsung diteruskan ke media sosial facebook milik mereka.Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana Binti, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Hasri Manasye Jaha, SH di Mapolres Kupang Kota, Kamis 16 Januari 2020 mengakui, beberapa warga diamankan karena postingan mereka di facebook."Mereka kita periksa karena postingannya sudah meresahkan dan tidak benar alias hoax," ujarnya dikutip dari tribunnews.Masyarakat pun diimbau untuk menggunakan media sosial secara bijak dan jika ada persoalan hendaknya dilaporkan ke aparat kepolisian dan bukan diposting di media sosial.Postingan tersebut sudah meresahkan warga Kota Kupang sehingga banyak anak sekolah yang enggan ke sekolah dan orangtua pun khawatir dengan anak-anak yang ke sekolah.Postingan yang meresahkan dan beredar luas di medsos yakni bunyinya seperti ini:"Tadi Siang Anak-anak atas nama Yeyen Lomi, siswa SDN Oebobo 2 diajak orang tak dikenal naik mobil