Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meminta seluruh lurah mengetahui warganya yang terpapar Covid-19. Pasalnya, banyak masyarakat yang tak tertampung di Kapal Umsini. "Saya
Nama Tasya Yuliandini menjadi perbincangan publik usai beredar informasi dirinya dilamar di atas Kapal Umsini, tempat isolasi pasien Covid-19 di Makassar. Tasya membantah informasi
Masyarakat yang terpapar gelombang kedua pandemi Covid-19 di Kota Makassar tengah menjalani pemulihan kesehatan atau isolasi apung di tengah lautan, di atas Kapal Umsini,
Sejak hari kedua beroperasi, Km Umsini telah menampung 93 orang. Mereka yang isolasi Covid-19 mulai dari orang dewasa, anak-anak, hingga bayi. "Laporan ke saya
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar memaksimalkan dukungan personel di KM Umsini sebagai upaya menyukseskan program isolasi apung. Plt Kepala Satpol PP
Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni, O.M Sodikin mengatakan tempat teraman melakukan isolasi bagi pasien Covid-19 adalah di kapal. Ia beralasan lantaran hal itu
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyebut secara legal sudah bisa menggunakan KM Umsini sebagai kapal isolasi apung bagi pasien Covid-19. Ada dua hal
PD Pasar Makassar Raya ikut terlibat dalam sosialisasi penggunaan Kapal Umsini sebagai tempat isolasi mandiri. Direktur Operasional (Dirops) PD Pasar Makassar Raya, Saharuddin Ridwan
Isolasi mandiri di Kapal Umsini yang dijadwalkan beroperasi pada Kamis, 29 Juli 2021 ditunda hingga 1 Agustus 2021. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto
Wali Kota Makassar memperkirakan kapal isolasi mandiri KM Umsini mulai terisi pasien Covid-19 yang bergejala ringan dan orang tanpa gejala pada 29 atau 30