Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Bakti Amal Mahasiswa Peternakan Indonesia Wilayah V (BAMPIWIL) 2026.
Melalui Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UPPM), Polbangtan Gowa menggelar Workshop Penyusunan dan Penulisan Draft Paten bagi dosen dan Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP).
200 mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa antusias mengikuti kuliah umum bertema "Tantangan Pengembangan Sapi Perah di Daerah Tropis" yang digelar di Aula Kampus 2 Polbangtan Gowa,
Polbangtan Gowa kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, bersih, dan indah melalui implementasi Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) Kementerian Pertanian.
Kegiatan monev ini dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan terhadap mahasiswa yang sedang menjalani program magang pada berbagai mitra industri dan usaha hortikultura.
Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa menggelar kuliah umum dengan tema "Peran generasi muda sebagai agen perubahan dalam mengembangkan startup pertanian dan peternakan yang kreatif, inovatif dan kompetitif".
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengapresiasi sikap kritis mahasiswa yang dinilainya konstruktif dan menjadi energi penting bagi perbaikan tata kelola pemerintahan.
Dalam forum yang dihadiri sekitar 100 perwakilan mahasiswa tersebut, Mentan Amran menekankan pentingnya membangun kolaborasi lintas generasi sejak dini. Ia menyebut pembangunan tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah tanpa melibatkan generasi muda.
Mahasiswa Polbangtan Gowa terlibat langsung dalam percepatan tanam di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) seluas 75 hektare dengan memanfaatkan teknologi drone.