Cetak SDM Pertanian Profesional, Polbangtan Kementan Monitoring Mahasiswa Magang di Batu Malang

Cetak SDM Pertanian Profesional, Polbangtan Kementan Monitoring Mahasiswa Magang di Batu Malang

R
Polbangtan
Redaksi

Tim Redaksi

Gowa – Program Studi D-III Budidaya Tanaman Hortikultura Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Magang Tugas Akhir (MTA) mahasiswa pada hari Senin (27/4/2026) di Kota Malang dan Kota Batu, Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan terhadap mahasiswa yang sedang menjalani program magang pada berbagai mitra industri dan usaha hortikultura.

Kegiatan monitoring dilaksanakan oleh Ketua Program Studi Budidaya Tanaman Hortikultura, Rachmat, bersama tim dosen pendamping yaitu Kartika Ekasari dan Wulansari, serta unsur Bagian Akademik Fifi Afiyah Waris. Pelaksanaan monev dilakukan di beberapa lokasi mitra magang, yakni Agrifarm, P4S Bumi Aji, CV Kajeyefood, dan Duta Pengangguran Kota Batu Malang.

Dalam kegiatan tersebut, tim monitoring melakukan peninjauan langsung terhadap aktivitas mahasiswa di lokasi magang. Mahasiswa terlihat aktif mengikuti berbagai kegiatan teknis sesuai bidang masing-masing, mulai dari budidaya tanaman hortikultura, pengolahan hasil pertanian, hingga pengembangan usaha berbasis agribisnis dan kewirausahaan. Selain melakukan observasi lapangan, tim juga mengadakan diskusi dan wawancara dengan mahasiswa serta pembimbing lapangan guna mengetahui perkembangan kompetensi, kedisiplinan, dan kendala yang dihadapi selama pelaksanaan magang.

Ketua Program Studi Budidaya Tanaman Hortikultura, Rachmat, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan Magang Tugas Akhir berjalan sesuai dengan pedoman akademik dan capaian pembelajaran yang telah ditetapkan. Selain itu, monitoring juga menjadi sarana evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan magang serta memperkuat sinergi antara Polbangtan Gowa dengan mitra dunia usaha dan dunia industri (DuDi).

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang maksimal dan mampu mengaplikasikan kompetensi yang telah diperoleh selama perkuliahan ke dalam dunia kerja nyata,” ujar Rachmat di sela kegiatan monitoring.

Baca Juga

Pihak mitra magang memberikan apresiasi positif terhadap kehadiran mahasiswa Polbangtan Gowa. Mahasiswa dinilai memiliki semangat kerja, kemampuan adaptasi, dan keterampilan teknis yang baik dalam mendukung berbagai kegiatan di lokasi magang. Mitra juga berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan pada masa mendatang.

Dengan terlaksananya kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan pelaksanaan Magang Tugas Akhir mahasiswa Program Studi D-III Budidaya Tanaman Hortikultura dapat berjalan lebih optimal serta mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap berkontribusi dalam pengembangan sektor pertanian hortikultura di Indonesia.

Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa juga memberikan harapan besar terhadap pelaksanaan Magang Tugas Akhir (MTA) mahasiswa sebagai bagian penting dalam proses pembentukan sumber daya manusia pertanian yang unggul dan profesional. Melalui kegiatan magang ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan kompetensi teknis di bidang budidaya tanaman hortikultura, tetapi juga memiliki karakter kerja yang disiplin, tangguh, inovatif, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia usaha dan dunia industri pertanian. Pelaksanaan MTA diharapkan menjadi wadah pembelajaran nyata yang mampu memperkuat keterampilan mahasiswa sesuai kebutuhan dunia kerja.

Selain itu, Direktur Polbangtan Gowa berharap agar kemitraan yang telah terjalin antara kampus dan berbagai mitra industri maupun pelaku usaha pertanian dapat terus diperkuat dan dikembangkan secara berkelanjutan. Sinergi tersebut dinilai sangat penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi pertanian, khususnya dalam menciptakan lulusan yang kompeten, siap kerja, dan mampu menjadi wirausahawan muda di sektor pertanian. Dengan adanya kolaborasi yang baik antara institusi pendidikan dan mitra lapangan, diharapkan program Magang Tugas Akhir dapat memberikan manfaat yang optimal bagi mahasiswa, institusi, maupun dunia pertanian secara luas.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya mendorong terciptanya pengusaha-pengusaha muda di sektor ini. Kalau mau jadi konglomerat, masuk pertanian. Karena peluang ekonomi di sektor pertanian sangatlah besar dan terbuka lebar.
“Masa depan pertanian Indonesia ada di tangan generasi muda. Mahasiswa harus hadir sebagai pelopor inovasi, penggerak modernisasi pertanian, serta mampu menciptakan solusi kreatif untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Saya mendorong mahasiswa aktif turun ke lapangan, belajar langsung bersama petani, serta memanfaatkan teknologi dan digitalisasi dalam pembangunan pertanian.”ujar amran

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti berharap agar pelaksanaan Magang Tugas Akhir (MTA) mahasiswa Polbangtan terus menjadi program strategis dalam mencetak generasi muda pertanian yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global. Melalui pengalaman belajar langsung di dunia usaha dan dunia industri, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen pembangunan pertanian modern yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, dan kemampuan inovasi dalam mendukung kemajuan sektor pertanian Indonesia menuju pertanian maju dan berdaya saing.

‘’Keterlibatan aktif mahasiswa dalam berbagai kegiatan pertanian menjadi langkah penting dalam mencetak SDM pertanian yang unggul, profesional, dan berdaya saing. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori di kampus, tetapi juga mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan melalui praktik, inovasi, dan pendampingan di masyarakat’’ungkap Arsanti

Sementara itu Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) Muhammad Amin Awaludin menyampaikan mahasiswa pertanian harus menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan semangat baru dalam pembangunan sektor pertanian. Melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan akademik, kewirausahaan, hingga pengabdian masyarakat, mahasiswa diharapkan mampu menciptakan pertanian yang maju, mandiri, dan modern.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.